Halo. Silakan, mau mulai dari topik apa?
Saya ChatHPT, asisten penelusuran arsip Himpunan Putusan Tarjih (HPT) dan fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, dikembangkan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah. Setiap jawaban saya rujukkan ke naskah yang benar-benar ada di arsip itu. 🙂 Silakan tanyakan hukum, dalil, atau putusan yang ingin Anda telusuri.
Saya tidak punya informasi mengenai hal itu — soal biaya atau akses layanan bukan bagian yang saya ketahui, dan untuk itu silakan menghubungi Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah.
Yang bisa saya bantu adalah penelusuran isi arsip: HPT, fatwa Tarjih, metodologi Tarjih, dan konteks keislaman yang terkait. Silakan ajukan pertanyaan seputar itu.
Pertanyaan
- Kenapa Allah tidak terlihat?
Jawaban
-
Yang perlu saya sampaikan lebih dulu: naskah-naskah dalam arsip Tarjih yang saya telusuri tidak memuat penjelasan sebab ("mengapa") tentang tidak terlihatnya Allah. Yang ada adalah penegasan-penegasan tentang kedudukan Dzat dan sifat Allah. Berikut penegasan itu, urut tahun:
-
HPT Kitab Iman (dasar, tanpa tahun): "Tiada sesuatu yang menyamaiNya" (QS asy-Syura: 11). Ditegaskan pula: "Allah tidak menyuruh kita membicarakan hal-hal yang tidak tercapai oleh akal dalam hal kepercayaan. Sebab akal manusia tidak mungkin mencapai pengertian tentang Dzat Allah dan hubunganNya dengan sifat-sifat yang ada padaNya." Dikuitkan sabda Nabi saw.: "Fikirkanlah makhluk Allah dan janganlah memikirkan dzat-Nya, karena kamu tidak akan menduga kekuasaan-Nya." — Kitab Iman
-
Fatwa 05/2013 (Perbedaan antara Tuhan dan Makhluk): sifat Allah dan sifat makhluk berbeda; yang sama hanya dari segi bahasa, bukan substansi dan kapasitasnya. Disebut sifat mukhalafatu lil hawadits (berbeda dengan makhluk), dan aliran yang menyerupakan Allah dengan makhluk (Musyabbihah, Mujassimah) dinyatakan salah. — Fatwa 05 2013 Perbedaan Antara Tuhan Dan Makhluk
-
Fatwa 12/2018 (20 Sifat Allah): dua puluh sifat itu — termasuk mukhalafatu lil hawadits, sama' (mendengar) dan bashar (melihat) — termasuk dalam al-asma' al-husna, dan "tidak ada batasan terhadap keduanya, karena Allah itu Maha Mutlak tanpa adanya batasan." — Fatwa 12 2018 20 Sifat Allah
-
Fatwa 25/2022 (Beberapa Masalah Tauhid): "kebersamaan" Allah dengan hamba tidak dipahami sebagai kehadiran di berbagai tempat, melainkan "Kemahakuasaan Allah mengawasi dan mengetahui seluruh amal perbuatan hamba-Nya di mana pun berada." — Fatwa 25 2022 Beberapa Masalah Tauhid
-
Keputusan Tarjih ke-27 (Fikih Tata Kelola): "Allah adalah Zat yang tidak hadir secara fisik dalam dunia konkret, melainkan hadir dalam kesadaran nurani setiap orang yang beriman kepada-Nya." — Keputusan Tarjih Ke 27 Fikih Tata Kelola Bab I Konsep Dan Dasar Dasar Syari Tata
-
Tanya Jawab Agama 7: makna qarib (dekat) ialah "bahwa Allah mengetahui segala sesuatu, Dia mendengar perkataan manusia, dan melihat segala macam perbuatannya". — Tanya Jawab Agama 7 Bab Vii Penjelasan Beberapa Masalah
-
Dalil
- لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْئٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
- "Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat." [QS. asy-Syura (42): 11] — Fatwa 05 2013 Perbedaan Antara Tuhan Dan Makhluk
- Sabda Nabi saw.: "Fikirkanlah makhluk Allah dan janganlah memikirkan dzat-Nya, karena kamu tidak akan menduga kekuasaan-Nya." (riwayat dari Ibnu 'Abbas, dikutip dalam HPT Kitab Iman) — Kitab Iman
Catatan
- Dalam bagian arsip yang berhasil saya telusuri, saya belum menemukan fatwa yang secara khusus membahas ru'yatullah (melihat Allah) di akhirat, sehingga saya tidak menyimpulkan apa pun tentangnya. Satu-satunya naskah yang menyentuh soal "bertemu Allah" adalah Fatwa 21/2022 (Amaliah Isra Mikraj), dan itu pun terbatas pada konteks mimpi: "Terkait mimpi orang biasa bertemu dengan Allah swt, belum dijumpai dalil yang spesifik." Keterangan itu adalah pernyataan tentang dalil, bukan penetapan hukum — Fatwa 21 2022 Amalan Isra Miraj.
Kesimpulan
- Arsip Tarjih menegaskan bahwa Allah tidak menyerupai sesuatu pun dari makhluk-Nya; akal manusia tidak mungkin mencapai pengertian tentang Dzat-Nya; kedekatan dan "kebersamaan" Allah dipahami sebagai pengetahuan, pengawasan, pendengaran, dan penglihatan-Nya — bukan kehadiran fisik. Penjelasan kausal atas "mengapa tidak terlihat" tidak termuat dalam naskah yang saya baca.
Sumber
- Kitab Iman · Hpt Jilid 1 Kitab Iman
- Fatwa 05 2013 Perbedaan Antara Tuhan Dan Makhluk (2013)
- Fatwa 12 2018 20 Sifat Allah (2018)
- Fatwa 25 2022 Beberapa Masalah Tauhid (2022)
- Fatwa 21 2022 Amalan Isra Miraj (2022)
- Keputusan Tarjih Ke 27 Fikih Tata Kelola Bab I Konsep Dan Dasar Dasar Syari Tata (Keputusan Tarjih ke-27)
- Tanya Jawab Agama 7 Bab Vii Penjelasan Beberapa Masalah (Tanya Jawab Agama 7)
Wallahu a'lam bish-shawab.
Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.