Pertanyaan
Apa yang dibaca pada takbir keempat salat jenazah?
Jawaban
-
Salat jenazah terdiri atas empat takbir, tanpa rukuk dan sujud, dan tiap takbir dilakukan dengan mengangkat tangan. Pada takbir keempat, naskah khazanah tarjih menunjukkan dua cara yang keduanya dipakai Muhammadiyah:
-
Versi pertama — seluruh doa dibaca pada takbir pertama sampai ketiga, sehingga "Setelah takbir keempat salam". Versi kedua — "Setelah takbir keempat dibaca doa kedua, kemudian salam."
-
Doa yang dibaca pada takbir keempat dalam versi kedua adalah doa: Allāhumma ighfir liḥayyinā wa mayyitinā wa syāhidinā wa ghā'ibinā wa ṣaghīrinā wa kabīrinā wa dzakarinā wa untssānā, Allāhumma man aḥyaitahu minnā fa aḥyihi 'alal-islām, wa man tawaffaitahu minnā fa tawaffahu 'alal-īmān, Allāhumma lā taḥrimnā ajrahu wa lā tuḍillanā ba'dahu — "Ya Allah, ampunilah orang-orang kami yang hidup, yang mati, yang hadir, yang ghaib, yang kecil, yang besar, yang laki-laki, yang perempuan. Ya Allah, orang yang Engkau hidupkan di antara kami maka hidupkanlah di atas Islam, dan orang yang Engkau matikan di antara kami matikanlah di atas iman. Ya Allah, janganlah Engkau halangi pahalanya yang akan sampai kepada kami, dan janganlah Engkau sesatkan kami sepeninggalnya."
-
Perbedaan kedua versi dijelaskan sebagai berikut: "Perbedaan kedua versi di atas adalah, pada versi pertama, surah Al-Fatihah dan bacaan shalawat dibaca berurutan setelah takbir pertama, lalu pada takbir keempat setelah takbir langsung salam. Sementara pada versi kedua, surah Al-Fatihah dibaca setelah takbir pertama dan bacaan shalawat dibaca setelah takbir kedua, kemudian pada takbir keempat dibaca doa kedua lalu salam."
-
Untuk jenazah anak-anak: "pada takbir keempat, sesudah membaca doa yang ketiga (nomor c) ditambah dengan doa yang keempat (nomor d) atau bisa juga dibaca sesudah takbir kedua atau ketiga," yakni doa Allāhummaj'alhu lanā salafan wa farathan wa ajran.
Dalil
-
Mengenai adanya doa sesudah takbir keempat, HPT Jilid 1 Kitab Jenazah menyebut: "Dan menilik hadits 'Abdullah bin Abu Aufa, bahwa ia kematian anaknya perempuan, maka ia membaca takbir untuknya empat kali, lalu mendo'akan sehabis takbir yang keempat, yang panjangnya sekedar antara dua takbir, kemudian katanya: 'Demikian Rasulullah saw. melakukan dalam shalat jenazah.' (Diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Majah menurut artinya saja)." — Kitab Jenazah Bagian 05 Menshalatkan
-
Susunan doa pada takbir-takbir itu bersumber dari beberapa hadis: riwayat Muslim dan an-Nasai dari 'Auf bin Malik (doa Allāhummaghfir lahu warḥamhu…), riwayat Ahmad dan at-Turmudzi dari Abu Hurairah, serta riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah dengan tambahan "Allāhumma lā taḥrimnā ajrahu wa lā tuḍillanā ba'dahu", dan riwayat al-Baihaqi dari Abu Hurairah untuk doa mayat anak-anak. — Tanya Jawab Agama 5 Mayat Jenazah
-
Riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah itu menambah: "Alla-hum-mala-tahrimna-ajrahu wa latudlil lana-ba'dahu." — Hpt Jilid 1 Kitab Jenazah
Catatan
- Naskah-naskah yang lebih lama (Tanya Jawab Agama 1–5 dan HPT Jilid 1) sudah menyebut adanya doa sehabis takbir keempat sebelum salam, tanpa merinci versi. Naskah Tanya Jawab Agama 2024 kemudian merumuskannya secara eksplisit menjadi dua versi bacaan yang keduanya dinyatakan dipakai Muhammadiyah berdasarkan HPT Jilid 3, dengan alasan adanya tanawwu' (variasi pelaksanaan ibadah) dalam bacaan salat. Jadi yang berkembang adalah perincian urutannya, bukan penetapan ada-tidaknya bacaan pada takbir keempat.
Kesimpulan
- Takbir keempat salat jenazah ditutup dengan salam. Dalam versi pertama, takbir keempat langsung disusul salam karena seluruh doa telah dibaca pada takbir-takbir sebelumnya; dalam versi kedua, takbir keempat diisi doa kedua (Allāhummaghfir liḥayyinā wa mayyitinā…) lalu salam. Keduanya merupakan variasi yang dipakai Muhammadiyah.
Sumber
- Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 22 16 30 November Bacaan Dalam Shalat Jenazah (2024 — dua versi bacaan salat jenazah)
- Kitab Jenazah Bagian 05 Menshalatkan (HPT Kitab Jenazah, cara menshalatkan mayat)
- Hpt Jilid 1 Kitab Jenazah
- Tanya Jawab Agama 5 Mayat Jenazah (Tanya Jawab Agama 5, "Membaca Doa Dalam Shalat Jenazah")
- Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Janazah (Tanya Jawab Agama 2, "Takbir Shalat Janazah")
Wallahu a'lam bish-shawab. Kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT.