Pertanyaan
- Apa bacaan doa dalam shalat jenazah menurut Putusan Tarjih Muhammadiyah?
Jawaban
- Shalat jenazah terdiri atas empat kali takbir, dan tiap takbir dengan mengangkat tangan, lalu salam. Mengenai bacaannya, Putusan Tarjih memuat dua versi yang keduanya dipakai Muhammadiyah, sebagaimana dijelaskan pada Tanya Jawab Agama 2024 — Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 22 16 30 November Bacaan Dalam Shalat Jenazah:
Versi pertama
- Setelah takbir pertama: surah al-Fatihah dan bacaan shalawat (berurutan).
- Setelah takbir kedua: doa pertama — Allāhumma-ghfir lahu warḥamhu, wa ‘āfihi wa‘fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi‘ mudkhalahu, waghsilhu bimā’in wa tsaljin wa baradin, wa naqqihi minal-khaṭāyā kamā yunaqqats-tsaubul-abyaḍu minad-danas, wa abdilhu dāran khairan min dārihi, wa ahlan khairan min ahlihi, wa zaujan khairan min zaujihi, wa qihi fitnatal-qabri wa ‘adzāban-nār.
- Setelah takbir ketiga: doa kedua — Allāhumma-ghfir liḥayyinā wa mayyitinā wa syāhidinā wa ghā’ibinā wa ṣaghīrinā wa kabīrinā wa dzakarinā wa untsānā. Allāhumma man aḥyaitahu minnā fa aḥyihi ‘alal-islām, wa man tawaffaitahu minnā fa tawaffahu ‘alal-īmān. Allāhumma lā taḥrimnā ajrahu wa lā tuḍillanā ba‘dahu.
- Setelah takbir keempat: langsung salam.
Versi kedua
-
Takbir pertama: surah al-Fatihah.
-
Takbir kedua: bacaan shalawat.
-
Takbir ketiga: doa pertama.
-
Takbir keempat: doa kedua, kemudian salam.
-
Redaksi doa pertama dan kedua tersebut di atas juga termuat dalam HPT Jilid 1 Kitab Jenazah, yang mencantumkan contoh-contoh doa berikut Kitab Jenazah Bagian 05 Menshalatkan dan artinya pada Kitab Jenazah Bagian 08 Arti Doa Ucapan:
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَتَلْجٍ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى التَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَهُ
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَصَغِيرِنَا وَكَبِيرِنَا وَذَكَرِنَا وَاُنْثَانَا. اَللّٰهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَاَحْيِهِ عَلَى الْإِسْلَامِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الْإِيمَانِ
- Untuk jenazah anak-anak, doanya:
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْهُ لَنَا سَلَفًا وَفَرَطًا وَاَجْرًا
- Dan tambahan doa yang dicantumkan HPT: اَللّٰهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلَا تُضِلَّنَا بَعْدَهُ ("Ya Allah, janganlah Engkau menjauhkan kami dari pahalanya dan janganlah Engkau menyesatkan kami sesudahnya") Kitab Jenazah Bagian 08 Arti Doa Ucapan.
Dalil
- HPT mendasarkan urutan bacaan ini pada hadis Isma'il al-Qadli dalam ash-Shalat 'alan-Nabi dari Abu Umamah:
إِنَّ السُّنَّةَ فِي الصَّلَاةِ عَلَى الْجَنَازَةِ أَنْ يَقْرَأَ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ وَيُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ يُخْلِصُ الدُّعَاءَ لِلْمَيِّتِ حَتَّى يَفْرُغَ وَلَا يَقْرَأُ الْآمَرَّةَ ثُمَّ يُسَلِّمُ
— "Sesungguhnya menurut sunnah dalam menshalatkan jenazah ialah membaca al-Fatihah dan membaca shalawat atas Nabi saw lalu dengan ikhlas mendoakan mayat sampai selesai, kemudian salam." (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarud dalam al-Muntaqa; Nailul Authar juz IV) — Kitab Jenazah Bagian 05 Menshalatkan - Doa pertama bersumber dari hadis Muslim dan an-Nasa'i dari 'Auf bin Malik: «اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ.....», doa kedua dari hadis Ahmad dan Tirmidzi dari Abu Hurairah: «اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا.....», dan Abu Dawud serta Ibnu Majah menambah «اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تُضِلَّنَا بَعْدَهُ» — Kitab Jenazah Bagian 05 Menshalatkan
- Doa jenazah anak-anak dari riwayat al-Baihaqi dari Abu Hurairah: «اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ لَنَا سَلَفًا وَفَرَطًا وَأَجْرًا» — Kitab Jenazah Bagian 05 Menshalatkan
- Tentang doa sesudah salam shalat jenazah, Fatwa Tarjih 2022 menyatakan: "Hal yang pokok dalam salat jenazah adalah mendoakan jenazah sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw. Kalau sesudah selesai salat jenazah kemudian masih mendoakan jenazah lagi, tidak ada tuntunan khusus yang terdapat dalam hadis mengenai hal itu, kecuali nanti kalau jenazah sudah dikubur." Doa umum yang boleh dibaca antara lain: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِ ... وَارْفَعْ رَحْمَتَهُ فِي الْمُهْدِيِّينَ، وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، وَنَوِّرْ لَهُ فِيهِ، وَاخْلُفْهُ فِي عَقِبِهِ — Fatwa 08 2022 Doa Setelah Shalat Jenaazah Dan Salawat Sebelum Azan
- Shalawat di dalam shalat jenazah hendaknya memakai redaksi yang diajarkan, tanpa tambahan: "Adapun kalau yang dimaksud shalawat itu di dalam shalat, memang kita tidak boleh menambah, karena memang telah ada tuntunan tertentu untuk Nabi dan keluarganya" — Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Janazah
Catatan (perkembangan lintas naskah):
- Naskah Tanya Jawab Agama Jilid 1, 2, 3, dan 5 dalam arsip tidak mencantumkan tahun penerbitan. Ketiganya sudah memuat rumusan yang sama: membaca al-Fatihah dan shalawat, lalu berdoa bagi mayat, lalu salam. Tanya Jawab Agama Jilid 5 (pertanyaan warga Ranting Pendolo) menyebut bahwa doa-doa itu "bukan merupakan satu kesatuan" dan bahwa "tidak ada tuntunan dari Nabi mengenai urut-urutan dari doa di atas", lalu mengusulkan doa pertama sesudah takbir kedua, doa kedua sesudah takbir ketiga, dan doa ketiga sesudah takbir keempat — Tanya Jawab Agama 5 Mayat Jenazah
- Tanya Jawab Agama 2024 (disidangkan 20 Syakban 1445 H) adalah naskah terbaru yang secara eksplisit merumuskan dua versi bacaan itu sebagai tanawwu' (variasi pelaksanaan) dan menyebut keduanya bersumber dari HPT Jilid 3, sementara bacaan-bacaannya tertera pada HPT Jilid 1 Kitab Jenazah. Inilah rincian yang paling jelas dibanding naskah-naskah sebelumnya — Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 22 16 30 November Bacaan Dalam Shalat Jenazah
- Tanya Jawab Agama Jilid 3 juga mencatat bahwa dalam HPT doa shalat jenazah hanya dicontohkan, tanpa mencantumkan hadisnya secara lengkap — Tanya Jawab Agama 3 Masalah Janazah
Kesimpulan
- Bacaan shalat jenazah: takbir empat kali (tiap takbir mengangkat tangan), al-Fatihah, shalawat, doa untuk mayat, dan salam; Muhammadiyah memakai dua versi urutan sebagaimana HPT Jilid 3, dan untuk jenazah anak-anak ditambah doa «اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ لَنَا سَلَفًا وَفَرَطًا وَأَجْرًا».
Sumber
- Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 22 16 30 November Bacaan Dalam Shalat Jenazah (2024, Tanya Jawab Agama Edisi 22)
- Kitab Jenazah Bagian 05 Menshalatkan (HPT Kitab Jenazah bagian 05)
- Kitab Jenazah Bagian 08 Arti Doa Ucapan (HPT Kitab Jenazah bagian 08)
- Tanya Jawab Agama 5 Mayat Jenazah · Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Janazah · Tanya Jawab Agama 3 Masalah Janazah
- Fatwa 08 2022 Doa Setelah Shalat Jenaazah Dan Salawat Sebelum Azan (2022, Fatwa 08/2022)
Wallahu a'lam bish-shawab.