Kitab shalat bagian 1
☝️ Pertanyaan:
🔹 Apa itu shalat, dan apa isi Kitab Shalat bagian 01 (Muqaddimah) dalam HPT?
✨️ Jawaban:
🔹 Secara bahasa, salat berarti doa. Naskah Tuntunan Salat Lima Waktu (Keputusan Musyawarah Nasional Tarjih ke-29) menyebut: "Kata salat, jamaknya salawat, secara bahasa berarti doa." Kata ṣalli dan ṣalātaka dalam QS at-Taubah [9]: 103 berarti doa.
🔹 Secara istilah syar'i, naskah yang sama menyatakan: "menurut istilah syar'i salat adalah ucapan dan perbuatan tertentu yang dimulai dengan takbiratul-ihram dan diakhiri dengan salam disertai syarat-syarat tertentu." — Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu
🔹 Salat adalah rukun Islam kedua dan wajib dilaksanakan. Yang wajib adalah salat rutin lima waktu: Subuh dua rakaat, Zuhur empat rakaat, Asar empat rakaat, Magrib tiga rakaat, dan Isya empat rakaat.
🔹 Adab "mendirikan" shalat. Fatwa Tarjih menegaskan bahwa terjemahan iqāmah aṣ-ṣalāh (mendirikan salat) lebih luas daripada sekadar "mengerjakan". Salat harus memenuhi dua unsur:
🔸 Bentuk salat yang sempurna, yaitu berdiri, rukuk, sujud, dan duduk sempurna.
🔸 Ruh salat, yaitu niat dengan ikhlas, memahami dan menghayati doa-doa yang dibaca, dengan khusyuk, serta menghadirkan hati dalam semua bagian salat. — Fatwa 19 2013 Dasar Hukum Salat Gaib Arti Mendirikan Salat Shalat Mencegah Fahsy
🔹 Isi Kitab Shalat Bagian 01 Muqaddimah sendiri tersusun dari empat dalil pokok lalu tata cara (kaifiyyah) salat wajib nomor 1 sampai 42, mulai dari takbir, doa iftitah, rukuk, sujud, tasyahud, hingga salam.
📚 Dalil:
🔹 Kewajiban dan waktunya:
فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۖ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
"Apabila kamu telah selesai shalat, maka ingatlah kepada Allah sewaktu berdiri, duduk dan berbaring. Kemudian kalau sudah aman dan tentram, maka kerjakanlah shalat itu (sebagaimana biasa), sesungguhnya shalat itu diwajibkan kepada orang-orang mukmin, dengan tertentu waktunya." (QS an-Nisa' [4]: 103) — Kitab Shalat Bagian 01 Muqaddimah
🔹 Salat sebagai penangkal kemungkaran:
اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-Kitab (al-Qur'an) dan dirikanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan-perbuatan fahsya' dan mungkar..." (QS al-Ankabut [29]: 45) — Fatwa 19 2013 Dasar Hukum Salat Gaib Arti Mendirikan Salat Shalat Mencegah Fahsy
🔹 Batas kewajiban lima waktu, dari Thalhah bin Ubaidillah r.a.:
خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِي الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ ... قَالَ: هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهَا؟ قَالَ: لَا, إِلَّا أَنْ تَطَوَّعَ
"Shalat lima waktu sehari semalam." Kata Thalhah: "Adakah lagi kewajibanku selain itu?" Jawab Nabi saw.: "Tidak, kecuali kamu hendak bertathawwu' (shalat sunat)." (HR al-Bukhari dan Muslim) — Kitab Shalat Bagian 01 Muqaddimah
🔹 Cara mengerjakannya mengikuti Nabi saw.:
صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي
"Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku melakukan shalat." (HR al-Bukhari, dari Malik bin Huwairits r.a.) — Kitab Shalat Bagian 01 Muqaddimah
✍️ Catatan:
🔹 Uraian tentang dua unsur "mendirikan salat" di atas dikutip dari Tanya Jawab Agama jilid 3 hlm. 54 sebagaimana dirujuk dalam Fatwa Tarjih 2013, dan juga dapat dibaca pada Tanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat.
🔹 Rincian angka 1–42 pada Muqaddimah adalah ringkasan tata cara; uraian dalil per gerakan secara panjang ada pada Kitab Shalat Bagian 02 Cara Shalat Wajib dan Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu.
✅️ Kesimpulan:
🔹 Shalat adalah ucapan dan perbuatan tertentu yang dimulai dengan takbiratul-ihram dan diakhiri dengan salam, disertai syarat-syarat tertentu; secara bahasa ia berarti doa. Kewajiban pokoknya lima waktu sehari semalam, dan "mendirikan" shalat menuntut bukan hanya bentuk yang sempurna tetapi juga ruhnya: ikhlas, paham, dan khusyuk.
💎 Sumber:
🔹 Kitab Shalat Bagian 01 Muqaddimah (HPT Kitab Shalat bagian 01 Muqaddimah)
🔹 Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu (Keputusan Munas Tarjih ke-29)
🔹 Fatwa 19 2013 Dasar Hukum Salat Gaib Arti Mendirikan Salat Shalat Mencegah Fahsy (Fatwa Tarjih 2013)
🔹 Tanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat (Tanya Jawab Agama jilid 3)
Wallahu a'lam bish-shawab.
Naskah yang dirujuk
KITAB SHALAT BAGIAN 01 MUQADDIMAHShalat
KITAB SHALAT BAGIAN 09 TUNTUNAN SALAT LIMA WAKTU
Tanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat
Fatwa 19 2013 Dasar Hukum Salat Gaib, Arti Mendirikan Salat, Shalat Mencegah Fahsya dan Munkar
Sajikan dalam Format
Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.

