Bagaimanaa urutan jamak atau jamak Qosor Takhir. Misalnya Dhuhur dan Ashar dilakukan di waktu Ashar. Apakah yang dikerjakan Ashar dulu atau Dhuhur dulu?
☝️ Pertanyaan:
🔹 Bagaimana urutan jamak takhir — misalnya Dzuhur dan Ashar dikerjakan pada waktu Ashar: mana yang didahulukan, Ashar (karena waktunya) atau Dzuhur (karena urutan waktu)?
✨️ Jawaban:
🔹 Menurut Tarjih, urutan (tartib) pada jamak takhir secara tegas tidak ditentukan. Dalil-dalilnya tidak memerinci apakah Dzuhur dulu lalu Ashar, atau sebaliknya. Jadi kedua cara itu dapat dilakukan. Ini dinyatakan konsisten lintas naskah:
🔹 Tanya Jawab Agama (TJA 1/59-60): "Cara melakukan shalat jama' yang dilaksanakan pada akhir waktu (Jama' ta'khir) secara tegas tidak ditentukan, apakah Dzuhur dulu baru Asar atau sebaliknya. Demikian pula dengan shalat malam apakah Isya' dulu kemudian baru Maghrib atau Maghrib dulu kemudian Isya'."
🔹 Fatwa 08/2016 menegaskan hal yang sama: "Cara melakukan shalat jamak yang dilaksanakan pada akhir waktu (jamak ta'khir) secara tegas tidak ditentukan, apakah Dzuhur dulu kemudian Asar atau sebaliknya." — dan menambahkan bahwa "dari riwayat yang lainpun kita tidak mendapatkan tata cara yang dimaksudkan."
🔹 Catatan praktis (2016): Bila keadaan memungkinkan mengikuti jamaah, Tarjih menyarankan mendahulukan shalat yang sedang berjamaah — "sebaiknya anda melaksanakan shalat Isyak berjamaah terlebih dahulu kemudian mengerjakan shalat Magrib sebagai jamak ta'khir, mengingat shalat jamaah lebih utama daripada shalat sendiri."
📚 Dalil:
🔹 Hadis Anas bin Malik ra.:
عَنْ أَنَسٍ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُوْلُ اللهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا ارْتَحَلَ قَبْلَ أَنْ تَزِيْغَ الشَمْسُ أَخَّرَ الظُّهْرَ إِلَى وَقْتِ العَصْرِ ثُمَّ نَزَلَ فَجَمَعَ بَيْنَهُمَا فَإِنْ زَاغَتْ الشَمْسُ قَبْلَ أَنْ يَرْتَحِلَ صَلَى الظُّهْرَ ثُمَّ رَكِبَ [رواه البخارى و مسلم]
"Dari Anas bin Malik, Rasulullah saw apabila berangkat sebelum tergelincir matahari, beliau mengakhirkan Dzuhur sampai waktu Asar, kemudian beliau berhenti lalu melakukan jamak; dan apabila berangkat sesudah tergelincir matahari beliau mengerjakan shalat Dzuhur dahulu, barulah berangkat." [HR. al-Bukhari dan Muslim]
🔹 Hadis Muadz bin Jabal ra.:
عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ فِى غَزْوَةِ تَبُوكَ إِذَا ارْتَحَلَ قَبْلَ أَنْ تَزِيغَ الشَّمْسُ أَخَّرَ الظُّهْرَ حَتَّى يَجْمَعَهَا إِلَى الْعَصْرِ فَيُصَلِّيهِمَا جَمِيعًا ... [رواه أبو داود]
"Bahwasannya Nabi saw di dalam perang Tabuk, apabila berangkat sebelum tergelincir matahari, beliau mengakhirkan Dzuhur sampai waktu Asar dan menjamaknya dengan shalat Asar..." [HR. Abu Dawud]
— Tanya Jawab Agama 1 Masalah Shalat Qadha Jama Dan Qashar · Fatwa 08 2016 Cara Salat Jamak Takhir · Fatwa 29 2013 Shalat Musafir Jamak Qasar
✍️ Catatan:
🔹 Perlu dibedakan: jamak takhir (dikerjakan di waktu kedua) urutannya tidak ditentukan; sedangkan pada jamak takdim (dikerjakan di waktu pertama) urutannya mengikuti urutan asal, yaitu yang waktunya lebih dahulu dikerjakan lebih dahulu. Naskah yang saya telusuri (TJA 1, Fatwa 29/2013, Fatwa 08/2016, TJA 2025) menegaskan soal takhir; rincian tartib pada takdim belum saya temukan dinyatakan secara eksplisit di bagian yang berhasil saya baca.
✅️ Kesimpulan:
🔹 Pada jamak takhir Dzuhur–Ashar di waktu Ashar, Tarjih tidak menetapkan urutan wajibnya — boleh Ashar dulu lalu Dzuhur, boleh sebaliknya. Bila ada jamaah yang sedang berlangsung, mendahulukan shalat jamaah lebih diutamakan.
💎 Sumber:
🔹 Tanya Jawab Agama 1 Masalah Shalat Qadha Jama Dan Qashar (Tanya Jawab Agama 1)
🔹 Fatwa 29 2013 Shalat Musafir Jamak Qasar (2013)
🔹 Fatwa 08 2016 Cara Salat Jamak Takhir (Fatwa 08/2016)
🔹 Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 01 1 15 Januari Jamak Qashar Dalam Acara Kegiatan Di Muhammadiyah (2025)
Wallahu a'lam bish-shawab.
Sajikan dalam Format
Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.