Jelaskan tentang salat dari niat sampai salam
☝️ Pertanyaan
🔹 Bagaimana tata cara salat secara lengkap, mulai dari niat sampai salam menurut tuntunan Tarjih?
✨️ Jawaban
🔹 Definisi salat. Menurut istilah syar'i, salat adalah "ucapan dan perbuatan tertentu yang dimulai dengan takbiratul-ihram dan diakhiri dengan salam disertai syarat-syarat tertentu." Salat fardu lima waktu: Subuh 2 rakaat, Zuhur 4, Asar 4, Magrib 3, Isya 4.
🔹 Niat dan takbiratul-ihram. Dalam HPT tertulis: "Bila kamu hendak menjalankan shalat, maka mengucaplah 'Allahu Akbar' dengan ikhlas niatmu karena Allah, seraya mengangkat kedua belah tanganmu sejurus bahumu…". Kata "dengan" di sini bukan urutan (takbir dulu baru niat), melainkan "ketika seseorang membaca takbir itu, sekaligus disertai niat". Niat tempatnya di hati, bukan dilafalkan; melafalkan niat dengan bahasa Arab "tidak kita dapati dalam tuntunan al-Qur'an maupun as-Sunnah". Setelah takbir, kedua tangan diletakkan di atas dada (bersedekap).
🔹 Bacaan berdiri. Setelah takbiratul-ihram dibaca doa iftitah (hanya pada rakaat pertama), lalu ta'awwudz, basmalah, al-Fatihah (wajib, termasuk bagi makmum), lalu surah atau ayat al-Qur'an. Ta'awwudz dan basmalah dibaca pada tiap rakaat.
🔹 Gerakan dan bacaan pokok. Rukuk (meletakkan kedua telapak tangan di atas lutut, punggung dan kepala lurus, membaca tasbih rukuk) → iktidal (berdiri tegak, "Sami'allāhu liman ḥamidah", "Rabbanā laka-l-ḥamd") → sujud pertama → duduk antara dua sujud (iftirasy, membaca doa) → sujud kedua. Bacaan tasbih rukuk dan sujud boleh lebih dari satu kali asal tidak berlebihan.
🔹 Duduk tasyahud. Tasyahud awal (rakaat kedua pada salat 3–4 rakaat) dengan duduk iftirasy; tasyahud akhir dengan duduk tawaruk. Bacaan: tasyahud (at-taḥiyyātu lillāh…), lalu selawat kepada Nabi, lalu doa perlindungan (Allāhumma innī a'ūżu bika min 'ażābi jahannam…). Jari telunjuk diacungkan saat membaca tasyahud.
🔹 Salam. Diucapkan dua kali, menoleh ke kanan lalu ke kiri sampai pipi terlihat dari belakang. Lafalnya boleh salah satu dari dua: as-salāmu 'alaikum wa raḥmatullāhi wa barakātuh atau as-salāmu 'alaikum wa raḥmatullāh. Jumhur fukaha (termasuk Imam Mālik dan asy-Syāfi'ī) menegaskan salam menutup salat itu wajib; pendapat Abū Ḥanīfah yang menyatakannya hanya sunat dinilai marjuh (tidak kuat).
🔹 Perhatian. Menurut naskah HPT: "Tidak ada perbedaan antara pria dan wanita dalam cara melakukan shalat sebagai yang tersebut di atas."
📚 Dalil
🔹 Hadis kunci pembuka salat:
مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الوُضُوءُ وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ
"Kunci pembuka shalat itu wudhu, permulaannya takbir, dan penghabisannya salam." (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi) — Fatwa 28 1998 Antara Niat Dan Takbir Dalam Shalat
🔹 Hadis niat:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
"Sesungguhnya (sahnya) amal itu tergantung kepada niat." (HR al-Bukhari dan Muslim) — Fatwa 28 1998 Antara Niat Dan Takbir Dalam Shalat
🔹 Perintah takbir: إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلَاةِ فَكَبِّرْ "Bila kamu menjalankan shalat, takbirlah…" (Muttafaq 'alaih) — Fatwa 28 1998 Antara Niat Dan Takbir Dalam Shalat
🔹 Rincian lengkap tata cara (takbir, sedekap, rukuk, iktidal, sujud, duduk, tasyahud, salam) dengan hadis-hadisnya (Abū Ḥumaid as-Sā'idī, Wā'il Ibn Ḥujr, 'Alī, dan lain-lain) — Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu, Kitab Shalat Bagian 02 Cara Shalat Wajib
🔹 Pelafalan niat dan bacaan ta'awwudz — Tanya Jawab Agama 3 Masalah Bacaan Dalam Shalat
✍️ Catatan
🔹️ Naskah utama tata cara ini adalah Keputusan Musyawarah Nasional Tarjih ke-29 (Tuntunan Salat Lima Waktu) yang dirangkum dalam Kitab Shalat HPT. Mengenai niat dan takbir, urutan penulisan HPT ("takbir dulu, lalu niat") pernah menimbulkan salah paham; Fatwa Tarjih 1998 (Nomor 28) menegaskan keduanya bersamaan, bukan berurutan, dan menegaskan pula penulisan dalam buku Abdul Munir Mulkhan soal "Muhammadiyah berbeda dengan kebiasaan umum" adalah persepsi pribadi, bukan pendapat Majelis Tarjih.
🔹️ Mengenai bacaan ta'awwudz pada salat jahr (dibaca keras atau pelan, dan apakah dibaca pada rakaat berikutnya), naskah Tanya Jawab Agama menyebut dalil-dalil yang dijadikan sandaran tidak memuat petunjuk soal jaar/sir — ini keterangan tentang dalil, bukan penetapan hukum. Naskah yang sama menambahkan bahwa dalil yang ada bersifat umum sehingga ta'awwudz tetap dibaca pada rakaat-rakaat berikutnya sebelum al-Fatihah.
✅️ Kesimpulan
🔹 Salat dimulai dengan takbiratul-ihram yang bersamaan dengan niat di hati (bukan dilafalkan), lalu doa iftitah, ta'awwudz, basmalah, al-Fatihah dan surah; rukuk, iktidal, dua sujud dengan duduk iftirasy di antaranya; tasyahud awal (iftirasy) dan tasyahud akhir (tawaruk) dengan tasyahud, selawat, dan doa perlindungan; dan ditutup salam dua kali yang hukumnya wajib menurut pendapat yang kuat (rajih). Tidak ada perbedaan tata cara antara pria dan wanita.
💎 Sumber
🔹️ Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu (Keputusan Munas Tarjih ke-29)
🔹️ Kitab Shalat Bagian 02 Cara Shalat Wajib
🔹️ Fatwa 28 1998 Antara Niat Dan Takbir Dalam Shalat (1998, Fatwa Nomor 28)
🔹️ Tanya Jawab Agama 3 Masalah Bacaan Dalam Shalat
Wallahu a'lam bish-shawab.
Kebenaran yang mutlak hanya milik Allah SWT; saya hanyalah asisten yang menelusuri arsip, dan segala kekurangan dalam penyampaian berasal dari keterbatasan saya.
Sajikan dalam Format
Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.