Dari Basis Pengetahuan. Kamu sedang melihat hasil tanya jawab pengguna lain.Masuk untuk bertanya
Hari ini, jam 11:28 WIB

bolehkah salat malam lebih dari 11 rakaat

☝️ Pertanyaan:

🔹 Bolehkah salat malam (tahajud/qiyamulail) dikerjakan lebih dari 11 rakaat?

✨️ Jawaban:

🔹 Tuntunan yang termuat dalam khazanah menetapkan 11 rakaat sebagai bilangan salat malam, dan bilangan itu tidak bersifat kaku — HPT sendiri memberi kelonggaran bentuk, bahkan menyebut bilangan 13 rakaat. Namun batas "lebih dari 11" perlu dibedakan: tambahan dua rakaat iftitah/khafifatain (sehingga genap 13) memang dituntunkan, sedangkan menambah rakaat salat malamnya sendiri melebihi 11 justru dinyatakan tidak pernah dicontohkan Nabi saw.

🔹 Perkembangan naskahnya:

🔸 Kitab Keputusan Tarjih Wiradesa (Muktamar Tarjih 1932 H/1972 M) — HPT, Hpt Jilid 1 Kitab Keputusan Tarjih Wiradesa: "Hendaklah engkau membiasakan shalat malam sesudah shalat 'Isya hingga menjelang terbit fajar… Engkau kerjakan sebelas raka'at, dua raka'at-dua raka'at atau empat raka'at-empat raka'at… kemudian engkau akhiri tiga raka'at." Pada catatan kaki HPT ditegaskan: "tidak mengharuskan bilangan raka'at sebelas, asal jumlahnya gasal." Di sana juga dikutip hadis 'Abdullah bin Abi Qais dari 'Aisyah: Nabi "tak pernah berwitir kurang dari tujuh raka'at dan tidak lebih dari tiga belas."

🔸 Tanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat Sunat (tanpa tahun tercatat), Tanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat Sunat: menguraikan delapan formasi dari hadis-hadis, termasuk "Delapan rakaat ditambah lima rakaat (8+5=13 rakaat)", lalu menyimpulkan: "shalat lail itu tidak begitu terikat oleh jumlah rakaat… asal jumlah keseluruhan rakaatnya gasal." Meski demikian, untuk menghindari kebingungan jamaah, dianjurkan bentuk yang umum diamalkan Muhammadiyah: "dua-dua-dua-dua-tiga, atau empat-empat tiga."

🔸 Fatwa 08/1998 Fatwa 08 1998 Tahiyat Awal Salat Sunat Empat Rakaat Dan Kirim Pahala dan Fatwa 01/1999 Fatwa 01 1999 Salat Tatawu Setelah Wudlu Hadis Ibnu Abbas Tentang Zakat Dan Hadi: salat lail 4-4-3 tanpa tahiyat awal, dan Aisyah menegaskan Rasulullah "tidak menambah (rakaat shalat malam) dalam bulan Ramadhan dan lainnya dari sebelas rakaat."

🔸 Fatwa 07/2009 Fatwa 07 Salat Witir dan Fatwa 17/2014 Fatwa 17 2014 Shalat Witir: bila sudah witir lalu bangun tengah malam dan salat malam/tahajud, "ia tidak perlu mengulang witirnya" — karena "Tidak ada dua witir dalam satu malam."

🔸 Fatwa 14/2009 Fatwa 14 Tatacara Salat Tahajud Dan Duha: tahajud, witir, qiyamu Ramadhan, dan qiyamu lail "adalah sama, yaitu sebelas rakaat", dengan dua formasi: 4+4+3 = 11, atau 2 rakaat iftitah + 2+2+2+2+2 + 1 = 13 rakaat (formasi kedua inilah yang memuat tambahan dua rakaat iftitah).

🔸 Fatwa 03/2015 Fatwa 03 2015 Shalat Sunat Pada Malam Hari Selain Tahajud: salat istikharah (2 rakaat) dikerjakan sebelum tahajud, sehingga "dua rakaat shalat istikharah + doa istikharah + shalat tahajud dan witir sebelas rakaat" — tambahan itu di luar bilangan sebelas.

🔸 Fatwa 27/2020 Fatwa 27 2020 Tata Cara Salat Tahajud: "Jumlah seluruhnya adalah 11 rakaat. Jika sebelumnya dikerjakan 2 rakaat salat khafifatain atau iftitah 2 rakaat ringan, maka jumlah rakaat seluruhnya memang menjadi 13 rakaat."

🔸 Fatwa 13/2022 Fatwa 13 2022 Shalat Tahajud Dan Tarawih (naskah terbaru yang membahas langsung batas ini): "Rasulullah saw tidak pernah menambah rakaat salat malam melebihi dari sebelas rakaat, baik di bulan Ramadan maupun di luar bulan Ramadan", sehingga yang sudah tarawih 4-4-3 + witir 3 "tidak perlu mengerjakan salat tahajud maupun witirnya lagi."

🔸 Tanya Jawab Agama 9 Bab 6 Tanya Jawab Agama 9 Bab 6 Tarawih: setelah witir "seseorang boleh melakukan shalat sunah lagi, yakni dengan melakukan shalat sunah dengan bilangan genap (dua rakaat-dua rakaat), hingga datangnya waktu subuh" — dengan syarat tidak ada witir kedua.

📚 Dalil:

🔹 عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا كَيْفَ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَمَضَانَ قَالَتْ مَا كَانَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا

"Bagaimana tata cara shalat Nabi saw pada bulan Ramadan? 'Aisyah r.a. menjawab: Beliau salat pada bulan Ramadan dan bulan-bulan lainnya tidak lebih dari sebelas rakaat. Beliau salat empat rakaat… kemudian empat rakaat… kemudian beliau salat tiga rakaat." (H.R. al-Bukhari) — Fatwa 13 2022 Shalat Tahajud Dan Tarawih

🔹 عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا

"Jadikanlah akhir salat malam kalian dengan witir." (H.R. Muslim) — Fatwa 13 2022 Shalat Tahajud Dan Tarawih

🔹 عَنْ طَلْقِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ لَا وِتْرَانِ فِي لَيْلَةٍ

"Tidak ada dua witir dalam satu malam." (H.R. Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa'i) — Tanya Jawab Agama 9 Bab 6 Tarawih

✍️ Catatan:

🔹️ Ada ketegangan yang tidak saya sembunyikan: HPT/Tanya Jawab Agama 3 membuka formasi sampai 13 rakaat dan menyatakan bilangan rakaat "tidak begitu terikat", sementara fatwa-fatwa 2009–2022 menegaskan Nabi saw tidak pernah melebihi 11 rakaat. Yang dapat dipastikan, angka 13 dalam naskah-naskah itu selalu muncul sebagai 11 rakaat salat malam + 2 rakaat iftitah/khafifatain (atau formasi 8+5 dalam TJA 3), bukan sebagai penambahan rakaat tahajud itu sendiri. Saya belum menemukan naskah yang secara eksplisit memutuskan hukum menambah rakaat salat malam sampai 15, 17, dan seterusnya; karena itu saya tidak menyimpulkan apa pun di luar itu.

✅️ Kesimpulan:

🔹 Salat malam dituntunkan 11 rakaat (4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1), dapat menjadi 13 rakaat bila ditambah dua rakaat iftitah/khafifatain atau memakai formasi 8+5. Menambah rakaat salat malam melebihi 11 tidak ditunjukkan oleh Nabi saw menurut Fatwa 13/2022. Bila sudah witir lalu bangun lagi, boleh salat sunah genap dua-dua rakaat tanpa witir kedua.

💎 Sumber:

🔹️ Hpt Jilid 1 Kitab Keputusan Tarjih Wiradesa · Tanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat Sunat · Fatwa 14 Tatacara Salat Tahajud Dan Duha (2009) · Fatwa 17 2014 Shalat Witir (2014) · Tanya Jawab Agama 9 Bab 6 Tarawih (2006) · Fatwa 27 2020 Tata Cara Salat Tahajud (2020) · Fatwa 13 2022 Shalat Tahajud Dan Tarawih (2022) · Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 Tahiyat Awal Dan Bacaan Jahar Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaa (2024/2026)

Wallahu a'lam bish-shawab.

Sajikan dalam Format

Enter untuk kirim · Shift+Enter untuk baris baruHPT & Fatwa Tarjih

Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.