Dari Basis Pengetahuan. Kamu sedang melihat hasil tanya jawab pengguna lain.Masuk untuk bertanya
Hari ini, jam 11:05 WIB

Rangkaian zikir setalah salat fardu

☝️ Pertanyaan:

🔹 Bagaimana rangkaian zikir setelah salat fardu menurut putusan Tarjih Muhammadiyah?

✨️ Jawaban:

🔹 Rangkaian zikir sesudah salat fardu termuat lengkap dalam BAB III "Matan Dzikir dan Doa Sesudah Shalat Fardhu" pada Kitab Zikir dan Doa, yang merupakan hasil Musyawarah Nasional Tarjih XXV di Jakarta tahun 2000 dan diterbitkan sebagai buku Tuntunan Dzikir dan Doa. Urutan yang dimuat naskah adalah:

  1. Istighfar tiga kali — أَسْتَغْفِرُ اللهَ (٣ مَرَّاتٍ)
  2. Allahumma antas-Salam — اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
  3. Tahlil panjang — Laa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, biyadihil khairu yuhyii wa yumiit wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir, laa hawla wa laa quwwata illaa billaah, laa ilaaha illallaah, wa laa na'budu illaa iyyaah, lahun-ni'matu wa lahul-fadhlu, wa lahuts-tsanaa'ul hasan, laa ilaaha illallaahu mukhlishiina lahud-diin walau karihal-kaafiruun
  4. Allaahumma laa maani'a limaa a'thaita wa laa mu'thiya limaa mana'ta
  5. Ayat Kursi
  6. Allahumma a'innii 'alaa dzikrika wa syukrika wa husni 'ibaadatik — اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
  7. Tasbih 33 kali, tahmid 33 kali, takbir 33 kali, lalu disempurnakan menjadi seratus dengan Laa ilaaha illallaah wahdahuu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir
  8. Allaahumma innii a'uudzu bika minal jubni ...
  9. Membaca surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas

🔹 Kekhususan salat Subuh dan Magrib. Naskah memberi tambahan khusus:

🔸 Setelah Subuh: setelah bacaan nomor 1 dan 2, membaca Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, biyadihil khairu yuhyii wa yumiit wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir 10 kali, dan Allaahumma innii as'alukal-jannah, Allahumma ajirnii minan-naar 7 kali.

🔸 Setelah Magrib: bacaan tahlil tersebut 10 kali, dan Allaahumma ajirnii minan-naar 7 kali.

🔹 Status rangkaian ini tidak mengikat seluruhnya. Naskah menutup babnya dengan pernyataan: "Bacaan zikir dan doa di atas tidak wajib dibaca seluruhnya dan tidak harus berurutan (tertib). Apa yang dikemukakan di atas berasal dari hadits-hadits Nabi SAW yang menerangkan bahwa Rasulullah membaca dzikir dan doa setelah shalat fardu."

🔹 Perkembangan posisi Tarjih lintas tahun:

🔸 2000 (Munas Tarjih XXV, Jakarta) — matan rangkaian zikir dan doa sesudah salat fardu disusun dan disahkan, lalu diterbitkan sebagai buku Tuntunan Dzikir dan Doa.

🔸 2005 (TJA Jilid 9) — soal tasbih, tahmid, dan takbir 33 kali ditegaskan dalilnya dari hadis Abu Hurairah; sedangkan zikir berjamaah dengan suara keras tidak dianjurkan: "jalan yang terbaik yang harus kita tempuh adalah tidak melakukan zikir berjamaah dengan suara keras, kecuali sekedar untuk mengajar para jamaah." Naskah ini juga menegaskan bahwa "wirid" dengan bilangan tertentu yang diucapkan setiap selesai salat fardu tidak ada tuntunannya, yang ada tuntunannya ialah zikir dan doa.

🔸 2016 (Fatwa Tarjih No. 27 Tahun 2016, disidangkan 10 Januari 2014) — menghitung zikir dengan biji tasbih dibolehkan, karena Rasulullah menetapkan jumlah bilangan zikir dan para sahabat menghitungnya dengan batu kerikil atau biji kurma, dan beliau tidak mengingkarinya.

🔸 2025 (TJA Edisi 15) — berdoa setelah salat wajib sambil mengangkat tangan bukan bid'ah, melainkan sangat dianjurkan: "telah jelas bahwa berdoa setelah shalat wajib sambil mengangkat tangan adalah bukan suatu bid'ah karena telah ada dalil-dalilnya dari Al-Qur'an maupun sunah yang maqbûlah sehingga bukan hanya dibolehkan tetapi sangat dianjurkan sebagai waktu istimewa untuk dikabulkannya doa seorang hamba oleh Allah SwT."

📚 Dalil:

🔹 Hadis Tsauban tentang istighfar tiga kali dan Allahumma antas-Salam:
عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنْصَرِفَ مِنْ صَلاَتِهِ اسْتَغْفَرَ اللهَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ: اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
"Diriwayatkan dari Tsauban ia berkata: Adalah Rasulullah SAW, apabila selesai melaksanakan shalatnya beristighfar kepada Allah tiga kali, kemudian mengucapkan: Allaahumma antas-Salaam..." — Kitab Zikir Doa

🔹 Hadis Abu Hurairah tentang tasbih, tahmid, takbir 33 kali (dikutip tanpa teks Arab karena teks Arab pada naskah tidak terbaca utuh): "Barangsiapa bertasbih pada setiap selesai melaksanakan shalat sebanyak 33 kali, bertahmid 33 kali dan bertakbir 33 kali, itu semua berjumlah 99 kali. Kemudian Rasulullah bersabda: Sempurnakanlah menjadi seratus (bacalah): Laa ilaaha illallaah wahdahuu laa syariika lah... maka dosanya diampuni oleh Tuhan meskipun sebanyak buih di laut." (HR Muslim dan Ahmad) — Kitab Zikir Doa, Tanya Jawab Agama 9 Bab 12 Zikir Doa Dan Shalawat

🔹 Keutamaan Ayat Kursi setelah salat fardu: "Barang siapa membaca ayat al-Kursiy pada setiap akhir shalat fardu, maka tiada suatu pun yang dapat mencegahnya untuk masuk surga sampai mati." (HR at-Tabarani) — Kitab Zikir Doa

🔹 Perintah berzikir sebanyak-banyaknya, sebagaimana dikutip dalam fatwa tentang biji tasbih:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
"Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya" [QS al-Ahzab (33): 41] — Fatwa 27 2016 Dzikir Dengan Butir Tasbih

🔹 Hadis Abu Umamah tentang doa setelah salat wajib: "Wahai Rasulullah, doa apakah yang paling didengar? Beliau menjawab, 'Doa di tengah malam terakhir serta setelah shalat-shalat wajib'" [HR at-Tirmidzi] — Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 15 1 15 Agustus Hukum Berdoa Setelah Shalat Wajib

✍️ Catatan:

🔹 Naskah Kitab Zikir dan Doa sangat panjang; saya berhasil membaca bagian matan, bagian dalil, dan bagian penutup babnya, tetapi belum membaca seluruh 184 bagiannya. Lafal lengkap butir 4 dan butir 8 belum terbaca utuh, sehingga saya tidak melengkapinya dari luar naskah.

🔹 Naskah memuat perbedaan redaksi kecil antarriwayat pada penutup Allahumma antas-Salam, yaitu tabaarakta dzal-jalaali wal-ikraam (tanpa yaa) dalam riwayat Muslim dan tabaarakta yaa dzal-jalaali wal-ikraam (dengan yaa) dalam riwayat at-Tirmidzi. Keduanya disebutkan naskah, bukan dipilih salah satu oleh saya.

🔹 Soal zikir berjamaah dengan suara keras dan soal "wirid" bilangan tertentu, posisi TJA Jilid 9 berbeda tekanannya dengan kebiasaan sebagian masyarakat; keduanya saya sampaikan sebagaimana tertulis.

✅️ Kesimpulan:

🔹 Rangkaian zikir setelah salat fardu menurut putusan Tarjih terdiri atas sembilan bacaan berurutan dari istighfar tiga kali hingga al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas, dengan tambahan khusus 10 dan 7 kali pada Subuh dan Magrib. Seluruhnya tidak wajib dibaca lengkap dan tidak harus berurutan, sebab semuanya berasal dari hadis-hadis tentang zikir Rasulullah setelah salat fardu, dan berdoa setelah salat wajib dengan mengangkat tangan bukan bid'ah.

💎 Sumber:

🔹️ Kitab Zikir Doa (Keputusan Munas Tarjih XXV Jakarta 2000, Tuntunan Dzikir dan Doa)

🔹️ Tanya Jawab Agama 9 Bab 12 Zikir Doa Dan Shalawat (TJA Jilid 9, SM No. 11 dan 22 tahun ke-90/2005)

🔹️ Fatwa 27 2016 Dzikir Dengan Butir Tasbih (2016, disidangkan 10 Januari 2014)

🔹️ Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 15 1 15 Agustus Hukum Berdoa Setelah Shalat Wajib (2025, disidangkan 31 Januari 2025)

Wallahu a'lam bish-shawab.

Sajikan dalam Format

Hari ini, jam 11:08 WIB

Buatkan gambar gerakan sujud yang benar, baik posisi tangan, kepala, lutut, kaki dan lainnya

☝️ Pertanyaan:

🔹 Bagaimana gerakan sujud yang benar — posisi tangan, kepala, lutut, dan kaki — menurut tuntunan Tarjih Muhammadiyah?

✨️ Jawaban:

🔹 Arsip HPT dan Fatwa Tarjih tidak memuat gambar atau diagram. Yang tersedia adalah uraian tata cara beserta dalilnya, dan itulah yang saya sampaikan. Saya juga tidak membuat gambar karena di luar yang bisa saya sajikan.

🔹 Urutan turun sujud. HPT Jilid 3, Tuntunan Salat Lima Waktu, merinci: "Membaca takbir (tanpa mengangkat tangan) lalu sujud dengan cara: a. meletakkan kedua lutut di tempat sujud dan telapak kaki ditegakkan dengan menekukkan jari-jari kaki ke arah kiblat, b. meletakkan kedua tangan, dahi dan hidung di tempat sujud, c. merenggangkan kedua tangan dari lambung, mengangkat kedua siku, telapak tangan diletakkan sejajar dengan bahu serta merapatkan jari-jari tangan dan tidak digenggamkan." — Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu

🔹 Rumusan HPT Jilid 1 (yang dikutip ulang oleh Fatwa Tarjih): "Lalu sujudlah dengan bertakbir: letakkan kedua lututmu dan jari kakimu di atas tanah, lalu kedua tanganmu, kemudian dahi dan hidungmu dengan menghadapkan ujung jari kakimu ke arah Qiblat serta merenggangkan tanganmu daripada kedua lambungmu dengan mengangkat sikumu." — Hpt Jilid 1 Kitab Shalat

🔹 Rincian per anggota badan, sebagaimana diuraikan TJA Jilid 4:

🔸 Tangan — "Meletakkan pada kedua telapak tangan pada tempat shalat dan mengangkat kedua siku, sehingga tidak bersentuhan dengan tempat shalat."

🔸 Hidung dan kening — "Hidung dan kening bersentuhan dengan tempat shalat dan tangan direnggangkan dari rusuk dan meletakkan telapak tangan sejajar dengan bahu."

🔸 Jari tangan — "Merapatkan (tidak mengepalkan) jari tangan"; hadis yang dikutip: Nabi "meletakkan kedua (telapak) tangannya dengan tidak merenggangkan jari-jarinya serta tidak mengepalkannya."

🔸 Kaki — "meluruskan ujung jari kakinya ke arah kiblat."

🔸 Tujuh anggota sujud — "Hendaklah sujud dengan ke tujuh tulang, yaitu dahi dan telapak tangan, dua lutut, dan dua ujung kaki." — Tanya Jawab Agama 4 Masalah Shalat Dan Gerakannya

🔹 Laki-laki dan perempuan sama. Naskah menegaskan: "Hadits-hadits Nabi saw tidak menerangkan apakah sujud yang diterangkan seperti itu berlaku bagi laki-laki saja atau perempuan saja... dapatlah ditetapkan bahwa tata cara sujud yang diterangkan oleh Hadits tersebut berlaku baik bagi laki-laki maupun perempuan." Pendapat bahwa sujud perempuan harus merapatkan tangan ke dada tidak didukung dalil yang ditemukan Tim: "kami belum menjumpai keterangan atau dalil yang membedakan antara tatacara sujud bagi laki-laki dengan perempuan." Rujukannya HPT hlm. 82: "Tidak ada perbedaan antara pria dan wanita dalam cara melakukan shalat." — Tanya Jawab Agama 4 Masalah Shalat Dan Gerakannya

🔹 Dahi dan hidung, serta rambut dan kain. "anggota sujud itu ada tujuh, yaitu: dahi, dua tangan, dua lutut dan dua ujung kaki, dan jangan sampai tertutup oleh rambut atau kain." — Tanya Jawab Agama 5 Shalat

🔹 Tuma'ninah. Sujud harus disertai tenang sejenak: "dilaksanakan sujud itu dengan diam atau tenang sebentar dikala sejumlah tujuh anggota badan... menyentuh lantai tempat sujud." — Tanya Jawab Agama 3 Masalah Gerakan Dalam Shalat

🔹 Lutut dulu atau tangan dulu — posisi Tarjih dan perkembangannya:

🔸 HPT cenderung mendahulukan lutut, berdasarkan hadis Wail bin Hujr: "Aku melihat Rasulullah saw: ia bersujud meletakkan kedua lutut sebelum kedua telapak tangannya."

🔸 TJA Jilid 1 menegaskan tetap mengikuti HPT: "apa yang kita amalkan ialah sebagaimana yang tersebut dalam Himpunan Keputusan Tarjih, karena belum ada perubahan." Naskah ini juga memuat hadis Abu Hurairah yang mendahulukan tangan, dan mencatat bahwa Ibnu Hajar serta al-Albaniy memilih tangan lebih dahulu, sedangkan al-Khaththabiy dan Majlis Tarjih memilih lutut lebih dahulu.

🔸 TJA Jilid 5 (soal "Gerakan Sujud") memperluas: "Kedua pertanyaan tersebut sama-sama ada dalilnya", lalu mencatat jalan penggabungan: "barangsiapa yang bersujud dengan mendahulukan kedua tangannya atau memdahulukan kedua lututnya jangan memisahkan terlampau jauh dengan anggota badan yang lain." Ditambahkan: "di dalam HPT halaman 92 bisa dilihat nampak cenderung kepada Hadits dari Wail yakni mendahulukan kedua lututnya."

🔸 HPT Jilid 3 memuat urutan lutut → tangan → dahi dan hidung, sebagaimana dikutip di atas.
— Tanya Jawab Agama 1 Masalah Bersedekap Sujud Dan Bacaan Tahiyyat, Tanya Jawab Agama 5 Shalat

🔹 Bangkit dari sujud. HPT: "duduklah sejenak... lalu berdirilah untuk rakaat yang kedua dengan menekankan telapak tangan pada tempat sujud." Dalilnya hadis Malik ibn al-Huwairits: "apabila mengangkat kepalanya dari sujud yang kedua beliau duduk dan bertumpu ke atas lantai, kemudian baru berdiri" [HR al-Bukhari]. Cara bersandarnya: "dengan menjadikan telapak tangan dan jarinya di atas bumi." — Tanya Jawab Agama 2023 Edisi 12 16 30 Juni Dalil Bangkit Dari Sujud Dengan Menekankan Telapak

📚 Dalil:

🔹 Hadis Ibnu 'Abbas: "Aku perintahkan supaya bersujud di atas tujuh tulang dahi — seraya menunjukkan pada hidungnya — di atas dua belah telapak tangan, kedua lutut, di atas kedua ujung kaki." (HR al-Bukhari dan Muslim) — Tanya Jawab Agama 3 Masalah Gerakan Dalam Shalat. Teks Arab hadis ini termuat pada naskah, tetapi huruf-hurufnya rusak dalam salinan yang terbaca, sehingga saya tidak menuliskannya dan tidak melengkapinya dari luar naskah.

🔹 Bacaan tasbih dalam sujud — dua redaksi yang sama-sama sah dan keduanya dituntunkan:
عَنْ حُدَيْفَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلعَظِيمِ وَفِي سُجُودِهِ سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى
"Aku pernah salat bersama Nabi saw, di dalam rukuknya beliau membaca Subhaana rabbiyal-'adziim dan dalam sujudnya: Subhana rabbiyal-a'la." [HR Muslim]

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي رُكُوعِهِ وَسُجُودِهِ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْلِي
[HR al-Bukhari dan Muslim] — Fatwa 36 Bacaan Tasbih Rukuk Sujud

🔹 Hadis Abu Humaid as-Sa'idi: "apabila sujud, ia letakkan kedua telapak tangannya pada tanah dengan tidak meletakkan lengan dan tidak merapatkannya pada lambung, dan ujung-ujung jari kakinya dihadapkan ke arah Kiblat." [HR al-Bukhari] — Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu

🔹 Hadis al-Bara' bin 'Azib: "Apabila kamu sujud, letakkan kedua telapak tanganmu (pada tempat shalat) dan angkatlah kedua sikumu (dari tempat shalat)." [HR Muslim] — Tanya Jawab Agama 4 Masalah Shalat Dan Gerakannya

✍️ Catatan:

🔹 Naskah tidak menerangkan secara eksplisit derajat kemiringan atau arah kepala ketika sujud; yang disebut hanya bahwa dahi dan hidung menyentuh tempat sujud. Saya tidak menambahkan ketentuan lain yang tidak tertulis.

🔹 Soal bilangan tasbih, Fatwa Tarjih No. 36 (2009) menyimpulkan: "boleh orang membaca tasbih dalam rukuk dan sujud lebih dari satu kali, akan tetapi tidak berlebih-lebihan." Hadis "tiga kali" dinilai lemah oleh naskah, sedangkan hadis Anas tentang sepuluh kali dinilai saling menguatkan. — Fatwa 36 Bacaan Tasbih Rukuk Sujud

🔹 Saya belum membaca seluruh 320 bagian Kitab Shalat Bagian 09 maupun seluruh 71 bagian TJA Jilid 5, sehingga bila ada rincian lain di bagian yang belum terbaca, itu belum terverifikasi oleh saya.

✅️ Kesimpulan:

🔹 Gerakan sujud menurut Tarjih: bertakbir tanpa mengangkat tangan, meletakkan kedua lutut, menegakkan telapak kaki dengan jari-jari ditekuk menghadap kiblat, lalu meletakkan kedua tangan, kemudian dahi dan hidung di tempat sujud; telapak tangan sejajar bahu, jari dirapatkan tidak digenggamkan, siku diangkat dan lengan direnggangkan dari lambung serta tidak diletakkan di lantai. Dahi, dua telapak tangan, dua lutut, dan dua ujung kaki — tujuh anggota — harus menyentuh tempat sujud dan tidak tertutup rambut atau kain. Tata cara ini berlaku sama bagi laki-laki dan perempuan, dengan tuma'ninah di dalamnya.

💎 Sumber:

🔹️ Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu (HPT Jilid 3, Tuntunan Salat Lima Waktu)

🔹️ Hpt Jilid 1 Kitab Shalat (HPT Jilid 1 Kitab Shalat)

🔹️ Tanya Jawab Agama 4 Masalah Shalat Dan Gerakannya (TJA Jilid 4)

🔹️ Tanya Jawab Agama 5 Shalat (TJA Jilid 5, soal "Gerakan Sujud")

🔹️ Tanya Jawab Agama 3 Masalah Gerakan Dalam Shalat (TJA Jilid 3)

🔹️ Tanya Jawab Agama 1 Masalah Bersedekap Sujud Dan Bacaan Tahiyyat (TJA Jilid 1)

🔹️ Fatwa 36 Bacaan Tasbih Rukuk Sujud (2009, disidangkan 6 November 2009)

🔹️ Tanya Jawab Agama 2023 Edisi 12 16 30 Juni Dalil Bangkit Dari Sujud Dengan Menekankan Telapak (2023, disidangkan 30 Desember 2022)

Wallahu a'lam bish-shawab. Kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT.

Sajikan dalam Format

Enter untuk kirim · Shift+Enter untuk baris baruHPT & Fatwa Tarjih

Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.