gerakan salat dan waktu salat fardlu berdasarkan waktu
☝️ Pertanyaan:
🔹 Gerakan-gerakan salat serta waktu salat fardu (Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, Isya) berdasarkan ketetapan Tarjih.
✨️ Jawaban:
A. Waktu Salat Fardu
Menurut kitab salat dan Pedoman Hisab Muhammadiyah, di dalam Al-Qur'an waktu salat hanya disebut secara umum, sedangkan perinciannya ditegaskan dalam hadis-hadis Nabi saw — antara lain hadis Jābir dan hadis Ibn 'Abbās tentang Jibril yang mengimami Nabi saw dua kali. Awal dan akhir waktunya disimpulkan sebagai berikut:
🔹 Zuhur: sejak matahari tergelincir (zawal), yaitu sesaat setelah matahari mencapai titik kulminasi, sampai tiba waktu Asar.
🔹 Asar: sejak bayang-bayang suatu benda sama panjangnya dengan bendanya sendiri ditambah bayang-bayang zawal, sampai tibanya waktu Magrib.
🔹 Magrib: sejak matahari terbenam sampai tibanya waktu Isya.
🔹 Isya: sejak hilang mega (syafak) merah sampai masuknya waktu Subuh.
🔹 Subuh: sejak terbit fajar sampai terbit matahari.
Naskah menegaskan bahwa waktu salat pada dasarnya berlangsung hingga masuk waktu salat berikutnya, kecuali Subuh yang hanya sampai terbit matahari. Hadis yang menyebut Isya hingga sepertiga atau pertengahan malam ditafsirkan sebagai waktu yang afdal. — Kitab Shalat Bagian 10 Waktu Salat Hisab, Keputusan Tarjih Ke 27 Pedoman Hisab Muhammadiyah Bab Iii Waktu Waktu Salat
⏳ Perkembangan ketetapan (kronologis):
🔹 HPT 3 semula memakai ketinggian matahari awal waktu Subuh minus 20 derajat.
🔹 Keputusan Musyawarah Nasional XXXI Tarjih Muhammadiyah (2020), yang ditanfidzkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (2021), mengubahnya menjadi minus 18 derajat di ufuk bagian timur. Ini merevisi ketentuan lama itu. — Tanfidz Waktu Subuh 2025
⚠️ Terkait waktu terlarang: naskah mencatat tiga waktu yang menjadi larangan mengerjakan salat — ketika matahari terbit, ketika matahari tepat di tengah-tengah siang, dan ketika matahari hampir terbenam. Mengenai jarak menit matahari di tengah-tengah hingga masuknya Zuhur, naskah menyatakan tidak diterangkan berapa menit dalam Al-Qur'an dan Hadis; menurut kebiasaan perhitungan, Zuhur dilebihkan 4 atau 5 menit setelah matahari di titik kulminasi. — Tanya Jawab Agama 2 Masalah Bacaan Dan Gerakan Dalam Shalat
B. Gerakan Salat Wajib
Yang tertulis dalam Kitab Salat bagian 02 (Cara Shalat Wajib):
🔹 Takbir dengan ikhlas niat karena Allah, mengangkat kedua tangan sejurus bahu, ibu jari sejajar daun telinga; lalu meletakkan tangan kanan pada punggung telapak tangan kiri di atas dada.
🔹 Rukuk: mengangkat kedua tangan seperti takbir permulaan, bertakbir, melempar/memeratakan punggung dengan leher, dan memegang kedua lutut dengan dua belah tangan (bukan tumit — ini dikoreksi dalam Tanya Jawab Agama).
🔹 Iktidal: berdiri tegak hingga lurus tulang punggung, membaca "sami'allāhu liman ḥamidah, rabbanā wa lakal-ḥamd".
🔹 Sujud: meletakkan tujuh anggota badan (dahi beserta hidung, dua telapak tangan, dua lutut, dan dua ujung kaki) ke tempat sujud, tanpa merapatkan lengan ke lambung, ujung jari menghadap kiblat.
🔹 Duduk antara dua sujud, kemudian duduk tasyahud: duduk iftirasy (duduk di atas kaki kiri, kaki kanan menumpuk) pada tasyahud awal, dan duduk tawaruk (memajukan kaki kiri, kaki kanan menumpuk, duduk bertumpu pada pantat) pada tasyahud akhir — memajukan kaki kiri dan menumpuk kaki kanan serta duduk bertumpu pada pantat.
🔹 Membaca tasyahud, salawat, lalu bersalam dengan berpaling ke kanan dan ke kiri hingga terlihat pipi. — Kitab Shalat Bagian 02 Cara Shalat Wajib
Tuntunan Tarjih menambahkan bahwa setiap gerakan wajib dilakukan dengan tumakninah (tenang, tidak terburu-buru); tumakninah termasuk rukun salat, sehingga salat dengan bacaan dan gerakan yang terlalu cepat hingga menghilangkan tumakninah tidak dapat dibenarkan. — Tanya Jawab Agama 3 Masalah Gerakan Dalam Shalat
📚 Dalil:
🔹 Firman Allah:
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
"Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman" [QS an-Nisā' (4): 103]. — Kitab Shalat Bagian 10 Waktu Salat Hisab
🔹 Perintah menyesuaikan salat dengan tuntunan Nabi dinyatakan dalam hadis: "Lakukan shalat sebagaimana engkau semua melihat aku melakukan shalat." — Tanya Jawab Agama 2 Masalah Bacaan Dan Gerakan Dalam Shalat
✍️ Catatan:
🔹 Penelusuran ini belum menuntaskan seluruh naskah lintas tahun yang menyentuh topik, khususnya naskah-naskah fiqih salat yang panjang pada Kitab Salat bagian lain. Bagian yang belum saya baca secara penuh belum dapat saya pastikan; saya belum menyimpulkannya.
✅️ Kesimpulan:
🔹 Waktu salat fardu lima waktu ditetapkan berdasarkan posisi matahari: Zuhur sejak zawal, Asar sejak bayangan sama panjang, Magrib sejak matahari terbenam, Isya sejak hilang mega merah, dan Subuh sejak terbit fajar hingga terbit matahari; ketentuan awal Subuh kini memakai kriteria minus 18 derajat. Gerakan salat wajib mengikuti tuntunan Nabi saw yang dalam HPT dimulai takbiratul ihram dan diakhiri salam, dengan tumakninah pada setiap gerakan.
💎 Sumber:
🔹️ Kitab Shalat Bagian 10 Waktu Salat Hisab
🔹️ Keputusan Tarjih Ke 27 Pedoman Hisab Muhammadiyah Bab Iii Waktu Waktu Salat
🔹️ Tanfidz Waktu Subuh 2025 (2025)
🔹️ Kitab Shalat Bagian 02 Cara Shalat Wajib
🔹️ Tanya Jawab Agama 2 Masalah Bacaan Dan Gerakan Dalam Shalat
🔹️ Tanya Jawab Agama 3 Masalah Gerakan Dalam Shalat
Wallahu a'lam bish-shawab.
Sajikan dalam Format
Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.