Tata cara salat tarawih menurut tarjih
☝️ Pertanyaan:
🔹 Bagaimana tata cara salat tarawih menurut putusan dan fatwa Tarjih Muhammadiyah?
✨️ Jawaban:
🔹 Tata cara salat tarawih menurut Tarjih adalah salat sunah malam (qiyamu Ramadan) yang dikerjakan setelah Isya, dengan dua formasi yang sama-sama sah dan merupakan tanawwu' (keanekaragaman) dalam beribadah:
🔸 4-4-3 — empat rakaat salam, empat rakaat salam, lalu tiga rakaat witir; atau
🔸 2-2-2-2-2-1 — dua rakaat salam berulang, lalu satu rakaat witir.
🔹 Jumlahnya tidak melebihi sebelas rakaat, dan salat ini dikerjakan tanpa tahiyat awal, serta bacaan al-Fatihah dan surat dibaca jahr (keras) pada tiap rakaat.
🔹 Bila dikerjakan berjamaah, imam disunatkan menjahrkan bacaan agar didengar makmum. Salat ini boleh berjamaah maupun sendiri-sendiri (munfarid).
📚 Dalil:
🔹 Hadis riwayat Aisyah r.a. tentang jumlah dan formasinya:
عَنْ عَائِشَةَ حِيْنَ سُئِلَتْ عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَمَضَانَ قَالَتْ مَا كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا
"Pada bulan Ramadan maupun lainnya Nabi tidak pernah melakukan shalat lebih dari sebelas rakaat, Nabi kerjakan empat rakaat, jangan engkau tanyakan elok dan lamanya, kemudian Nabi kerjakan lagi empat rakaat dan jangan engkau tanyakan elok dan lamanya, lalu Nabi kerjakan lagi tiga rakaat." — Fatwa 08 1998 Tahiyat Awal Salat Sunat Empat Rakaat Dan Kirim Pahala
🔹 Hadis riwayat Zaid bin Khalid al-Juhhani tentang formasi dua-dua:
عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ أَنَّهُ قَالَ لَأَرْمُقَنَّ صَلَاةَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّيْلَةَ، فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ طَوِيلَتَيْنِ طَوِيلَتَيْنِ طَوِيلَتَيْنِ، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُمَا دُونُ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا... ثُمَّ أَوْتَرَ فَذَلِكَ ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً
"...kemudian beliau melakukan witir (satu rakaat). Demikianlah (shalat) tiga belas rakaat." [HR Muslim] — Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 Tahiyat Awal Dan Bacaan Jahar Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaa
🔹 Hadis salat iftitah dua rakaat ringan sebelum salat malam:
إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ مِنَ اللَّيْلِ فَلْيَفْتَتِحْ صَلَاتَهُ بِرَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ
"Jika seseorang di antara kamu salat malam, maka hendaklah ia kerjakan pendahuluan dengan salat dua rakaat singkat." [HR Ahmad dan Muslim] — Fatwa 40 1998 Shalat Iftitah Sebelum Shalat Tarawih
🔹 Surat yang dibaca dalam witir tiga rakaat: al-A'la, al-Kafirun, dan al-Ikhlas, tanpa tasyahud awal. — Fatwa 40 1998 Shalat Iftitah Sebelum Shalat Tarawih
🔹 Bacaan zikir setelah witir:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ (3x) — رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ (1x)
"Maha suci Allah yang Maha Merajai dan yang Maha Bersih" ... "Yang menguasai para Malaikat dan Ruh/Jibril." [HR an-Nasa'i] — Fatwa 20 2014 Doa Sesudah Shalat Tarawih
✍️ Catatan (perkembangan lintas tahun):
🔹 1998 — Fatwa 41/1998 menegaskan salat 4-4-3 tanpa tahiyat awal, dan salat iftitah dua rakaat sebagai pembuka; Fatwa 08/1998 dan Fatwa 40/1998 sejalan (witir tiga rakaat tanpa tasyahud awal, membaca al-A'la, al-Kafirun, al-Ikhlas).
🔹 2003 — Fatwa 12.A/2003 menegaskan kualitas hadis tarawih (riwayat Aisyah) "sangat-sangat kuat", tidak ada perawi lemah dalam sanadnya.
🔹 2010 — Fatwa 16/2010 menegaskan bahwa salat tarawih empat rakaat sekali salam tidak bermasalah; formasi empat rakaat salam dan dua rakaat salam merupakan tanawwu' sehingga keduanya dapat diamalkan.
🔹 2011 — Fatwa 19/2011 menegaskan salat tarawih boleh munfarid maupun berjamaah; bila berjamaah, imam disunatkan menjahrkan bacaan; ceramah/tausiyah boleh dilakukan maupun tidak.
🔹 2014 — Fatwa 20/2014 merinci zikir setelah witir; Fatwa 18/2014 menjelaskan kultum tarawih termasuk 'urf (kebiasaan) dan tidak termasuk rangkaian ibadah mahdhah.
🔹 2022 — Fatwa 13/2022 menegaskan salat tahajud dan salat tarawih pada dasarnya salat yang sama, hanya istilah tarawih khusus untuk salat lail di bulan Ramadan; bagi yang sudah tarawih 4-4-3 tidak perlu mengulang tahajud maupun witir lagi, karena salat malam tidak melebihi sebelas rakaat dan hanya ada satu witir dalam satu malam.
🔹 2024 — TJA 2024 menegaskan salat tarawih harus dikerjakan dengan tumakninah; meringankan shalat dengan cara mempercepat bacaan dan gerakan hingga menghilangkan tumakninah tidak dapat dibenarkan.
🔹 2026 — TJA 2026 menegaskan formasi baku 4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1; pada formasi 4-4-3 tanpa tahiyat awal dan bacaan dibaca jahr pada tiap rakaat, dengan bersandar pada kaidah al-aṣlu fī al-'ibādati al-'adam dan al-aṣlu fī al-'ibādati at-tauqīfu wa al-ittibā'.
✅️ Kesimpulan:
🔹 Salat tarawih menurut Tarjih dikerjakan sebelas rakaat dengan formasi 4-4-3 (tanpa tahiyat awal) atau 2-2-2-2-2-1, bacaan jahr pada tiap rakaat, diawali salat iftitah dua rakaat ringan, dan ditutup witir tiga rakaat tanpa tasyahud awal. Kedua formasi merupakan tanawwu' yang sama-sama dapat diamalkan, dan salat harus dikerjakan dengan tumakninah.
💎 Sumber:
🔹️ Fatwa 41 1998 Tahiyat Awal Pada Salat Qiyamu Ramadan Empat Rakaat (1998)
🔹️ Fatwa 08 1998 Tahiyat Awal Salat Sunat Empat Rakaat Dan Kirim Pahala (1998)
🔹️ Fatwa 40 1998 Shalat Iftitah Sebelum Shalat Tarawih (1998)
🔹️ Fatwa 12 A 2003 Hadits Shalat Tarawih (2003)
🔹️ Fatwa 16 2010 Salat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam Batal (2010)
🔹️ Fatwa 19 Shalat Tarawih Berjamaah Dan Jahr (2011)
🔹️ Fatwa 18 2014 Pemberi Kultum Tarawih Tidak Shalat Tarawih (2014)
🔹️ Fatwa 20 2014 Doa Sesudah Shalat Tarawih (2014)
🔹️ Fatwa 13 2022 Shalat Tahajud Dan Tarawih (2022)
🔹️ Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 21 1 15 November Menunaikan Shalat Tarawih Dengan Bacaan Dan Gera (2024)
🔹️ Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 Tahiyat Awal Dan Bacaan Jahar Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaa (2026)
Wallahu a'lam bish-shawab. Kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT.
Sajikan dalam Format
Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.