berapa rakaat salat tarawih yang di turunkan tarjih?
☝️ Pertanyaan:
🔹 Berapa jumlah rakaat salat tarawih menurut Tarjih Muhammadiyah?
✨️ Jawaban:
🔹 Menurut putusan dan fatwa Tarjih, salat tarawih dikerjakan sebelas rakaat sudah termasuk witir di dalamnya. HPT Kitab Shiyam merumuskannya: "sembahyanglah Tarawih (shalat malam) sebelas raka'at", dan dalam matan Arabnya disebut formasinya: arba'an arba'an au matsna matsna wa tsalatsan (empat-empat, atau dua-dua, lalu tiga).
🔹 Formasi yang ditegaskan Tarjih: 4-4-3 (empat rakaat salam, empat rakaat salam, lalu witir tiga rakaat tanpa tasyahud awal) atau 2-2-2-2-2-1 (dua rakaat salam hingga sepuluh, lalu witir satu rakaat).
🔹 Soal tarawih 23 rakaat, Tim Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid menyatakan belum menemukan tuntunannya dari Rasulullah saw., dan hadis-hadis yang menerangkan tarawih 23 rakaat dinilai lemah atau daif.
📚 Dalil:
🔹 Hadis 'Aisyah r.a. riwayat al-Bukhari dan Muslim:
عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ سَأَلَ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا كَيْفَ كَانَتْ صَلَاةُ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَمَضَانَ قَالَتْ مَا كَانَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا
"Beliau salat (sunah qiyamul-lail) pada bulan Ramadan dan bulan-bulan lainnya tidak lebih dari sebelas rakaat..." [H.R. al-Bukhari].
🔹 Hadis 'Aisyah riwayat ad-Darimi (formasi dua-dua): "Rasulullah saw melakukan salat antara Isyak dan Subuh sebanyak sebelas rakaat. Beliau mengucapkan salam pada setiap dua rakaat dan melakukan witir dengan satu rakaat" [H.R. ad-Darimi Nomor 1538] — Fatwa 13 2022 Shalat Tahajud Dan Tarawih
🔹 Kitab Shiyam Bagian 05 Sahur Buka Amal Utama (HPT Kitab Shiyam, bagian Amal-Amal yang Utama)
🔹 Tanya Jawab Agama 9 Bab 6 Tarawih (Tanya Jawab Agama 9, SM No. 03 tahun ke-92/2007 — bab "Salat Tarawih 23 Rakaat" dan "Waktu Utama Shalat Tarawih")
🔹 Tanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat Sunat (Tanya Jawab Agama 3, mengutip HPT cetakan ketiga halaman 341)
🔹 Fatwa 16 2010 Salat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam Batal (2010)
🔹 Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 Tahiyat Awal Dan Bacaan Jahar Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaa (disidangkan 8 November 2024)
✍️ Catatan — perkembangan lintas tahun:
🔸 HPT Kitab Shiyam menetapkan tarawih sebelas rakaat dengan formasi empat-empat atau dua-dua, ditutup tiga rakaat.
🔸 Tanya Jawab Agama 3 (mengutip HPT hlm. 341) menegaskan bahwa di samping cara yang umum diamalkan Muhammadiyah (dua-dua-dua-dua-tiga, atau empat-empat-tiga), HPT masih menyebut sejumlah formasi lain shalat lail — asal jumlah keseluruhan rakaatnya gasal — namun menyarankan agar jamaah mengikuti cara yang umum di Muhammadiyah agar tidak menimbulkan kebingungan.
🔸 Tanya Jawab Agama 9 (fatwa 2005–2007) menegaskan kembali: "Shalat tarawih menurut tuntunan Nabi saw. adalah sebelas rakaat dengan witirnya", dikerjakan empat rakaat salam tanpa tahiyat awal, empat rakaat salam, lalu witir tiga rakaat. Pada bab 23 rakaat dinyatakan hadis-hadisnya lemah/daif dan Muhammadiyah berpegang pada hadis sahih riwayat al-Bukhari dan Muslim dari 'Aisyah r.a.
🔸 Fatwa 16/2010 memperluas: shalat tarawih empat rakaat sekali salam tidak bermasalah dari sisi matan maupun sanad, dan formasi empat-empat-tiga maupun dua-dua-tiga dipandang sebagai tanawu' (keanekaragaman) dalam beribadah, sehingga keduanya dapat diamalkan.
🔸 Fatwa 13/2022 menegaskan salat tahajud dan salat tarawih pada dasarnya salat yang sama; yang sudah tarawih 4-4-3 tidak perlu mengulang tahajud maupun witir lagi, karena Rasulullah tidak pernah menambah salat malam melebihi sebelas rakaat.
🔸 Tanya Jawab Agama 2026 (disidangkan 2024) merumuskan tegas: "formasi shalat Tarawih menurut putusan dan fatwa Tarjih Muhammadiyah adalah 4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1", tanpa tahiyat awal dan bacaan jahar pada tiap rakaat.
✅️ Kesimpulan:
🔹 Tarjih menetapkan tarawih 11 rakaat termasuk witir, dengan dua formasi resmi: 4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1. Tambahan hingga 23 rakaat tidak dipegang karena hadisnya dinilai lemah, dan shalat iftitah dua rakaat sebelumnya bersifat sunah tersendiri (sehingga bila dikerjakan jumlahnya menjadi 13 rakaat).
💎 Sumber:
🔹️ Kitab Shiyam Bagian 05 Sahur Buka Amal Utama (HPT Kitab Shiyam)
🔹️ Tanya Jawab Agama 9 Bab 6 Tarawih (SM No. 03 tahun ke-92/2007)
🔹️ Tanya Jawab Agama 3 Masalah Shalat Sunat
🔹️ Fatwa 16 2010 Salat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam Batal (2010, Fatwa 16)
🔹️ Fatwa 13 2022 Shalat Tahajud Dan Tarawih (2022, Fatwa 13)
🔹️ Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 Tahiyat Awal Dan Bacaan Jahar Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaa
Wallahu a'lam bish-shawab.
Sajikan dalam Format
Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.