ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
PutusanJelajah arsip
Putusan

Fatwa 05 1998 Lafadz Syahadat dalam Lafadz Azan

Tahun 1998Folder: Fatwa 1998#auto-import

LAFADZ SYAHADAT DALAM LAFADZ AZAN

Pertanyaan Dari:

Edi Suroso, Pematang Serai

Tanya:

Mengapa dalam azan kita tidak memakai bacaan wa, sedangkan yang dibaca dalam azan tersebut adalah bacaan syahadat?

Jawab:

Saudara Edy Suroso, dalam melakukan sesuatu kita diperintahkan mengikuti tuntunan al-Quran dan Hadis. Mengenai bacaan azan dalam hadis memang tidak disebutkan dengan bacaan wa dalam lafaz syahadat. Oleb karena itu tuntunan ini yang harus kita ikuti. Hadis dimaksud antara lain hadis riwayat Abu Dawud dan at-Turmuzi dari Abdullah bin Zaid (lihat Himpunan Purusan Tarjih, halaman 120 dst.).

Sumber

Kembali ke Fatwa 1998
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu