ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Fatwa 05 1999 Bacaan Basmalah Sebelum Salam Saat Khutbah Jumat dan Bacaan Salam Sesudahnya

Tahun 1999Folder: Fatwa 1999#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 05 1999 Bacaan Basmalah Sebelum Salam Saat Khutbah Jumat dan Bacaan Salam Sesudahnya.

Entitas yang Disebut

  • asy-Sya‘bi — Perawi hadis yang menjelaskan Rasulullah saw memberi salam saat naik mimbar.
  • Ermanto — Ketua II Pimpinan Muhammadiyah Cabang Air Haji, Pesisir Selatan, Sumsel yang mengajukan pertanyaan.
  • Ibnu Umar — Perawi hadis mengenai tata cara Nabi saw saat akan berkhutbah.

Istilah Kunci

  • Basmalah (بَسْمَلَة) — Diperintahkan dibaca pelan (sir) sebelum memulai khutbah atau berdakwah.
  • Bid‘ah (بِدْعَة) — Disinggung dalam pertanyaan mengenai praktik memberi salam di akhir khutbah Jum'at yang tidak sesuai tuntunan Nabi.
  • Salam (سَلَام) — Sunnah dibaca nyaring saat memulai khutbah, namun tidak ditemukan riwayat yang menyebutkan salam di akhir khutbah.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 1999/Fatwa 05-1999_Bacaan Basmalah Sebelum Salam Saat Khutbah Jumat dan Bacaan Salam Sesudahnya.md

Kembali ke Fatwa 1999
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu