ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Fatwa 07 Salat Witir

Tahun 2009Folder: Fatwa 2009#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 07 Salat Witir.

Entitas yang Disebut

  • Abu Hurairah — Perawi hadis tentang anjuran witir sebelum tidur.
  • Abu Sa’id — Perawi hadis tentang shalat witir sebelum waktu fajar.
  • Aisyah — Perawi hadis tentang waktu pelaksanaan shalat witir.
  • Ibnu Umar — Perawi hadis tentang witir sebagai penutup shalat malam.
  • Jabir — Perawi hadis mengenai keutamaan shalat witir di akhir malam.
  • Nafi’ — Perawi hadis tentang witir sebagai penutup shalat malam.
  • Suhadi — Penanya terkait waktu pelaksanaan shalat witir.
  • Talq Ibn ‘Ali — Perawi hadis tentang larangan dua witir dalam satu malam.

Istilah Kunci

  • Qiyamu Lail (قِيَامُ اللَّيْلِ) — Shalat yang dilaksanakan hanya pada waktu malam.
  • qiyamu Ramadhan (قِيَامُ رَمَضَانَ) — Shalat lail yang dilakukan khusus pada bulan Ramadhan.
  • Shalat Tahajud (تَهَجُّد) — Shalat malam yang dilaksanakan setelah bangun tidur.
  • Shalat Tarawih (تَرَاوِيح) — Istilah shalat lail di bulan Ramadhan.
  • Shalat Witir (وِتْر) — Shalat yang diakhiri dengan bilangan ganjil.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2009/Fatwa 07_Salat Witir.md

Kembali ke Fatwa 2009
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu