ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Fatwa 21 2004 isra mi raj dan yasinan

Tahun 2004Folder: Fatwa 2004#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 21 2004 isra mi raj dan yasinan.

Entitas yang Disebut

  • Abu Hurairah — Perawi hadis mengenai ancaman bagi yang mengada-adakan kedustaan.
  • Abu Musa — Perawi hadis mengenai keutamaan menjaga hafalan al-Qur'an.
  • Ali — Perawi hadis tentang larangan berdusta atas nama Nabi.
  • Eko Yuni Priswanto — Penanya dalam naskah ini.
  • Ibnu Mas'ud — Sahabat yang memberikan teguran mengenai cara membaca al-Qur'an.
  • Malik bin Huwairits — Perawi hadis yang dikutip mengenai tata cara shalat.
  • Suara Muhammadiyah — Majalah yang memuat penjelasan terdahulu mengenai bid'ah.

Istilah Kunci

  • Bid'ah (بِدْعَة) — Perbuatan atau perkataan baru yang tidak diperintahkan dan dicontohkan Nabi dalam urusan ibadah.
  • Tadabbur (تَدَبُّر) — Membaca dengan penuh perhatian dan menggali isi ayat.
  • Tartil (تَرْتِيل) — Membaca al-Qur'an dengan perlahan, benar, fasih, dan memahami artinya.

Rujukan Al-Qur'an

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2004/Fatwa 2004 Edited/Fatwa 21-2004_isra_ mi_raj dan yasinan.md

Kembali ke Fatwa 2004
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu