ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Fatwa 35 Binatang Bertaring, Kalung Obat, Ringtone HP

Tahun 2009Folder: Fatwa 2009#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 35 Binatang Bertaring, Kalung Obat, Ringtone HP.

Entitas yang Disebut

  • Abu Bakar — Sahabat nabi yang sempat memegang cincin milik nabi.
  • al-Bukhari — Perawi hadis yang disebutkan dalam naskah.
  • Anas — Perawi hadis tentang melepas cincin saat masuk kamar kecil.
  • Ibnu Abbas — Perawi hadis mengenai larangan memakan binatang bertaring dan menyerupai lawan jenis.
  • Ibnu Abi Ammar — Perawi hadis mengenai hukum memakan hyena.
  • Ibnu Taimiyah — Ulama yang menjelaskan struktur geraham hyena.
  • Ibnu Umar — Sahabat nabi yang meriwayatkan hadis tentang cincin nabi.
  • Jabir bin Abdullah — Sahabat yang ditanya tentang hukum hyena.
  • Umar — Sahabat nabi yang sempat memegang cincin milik nabi.
  • Utsman — Sahabat nabi yang sempat memegang cincin milik nabi.

Istilah Kunci

  • Adzan (أَذَان) — Penggunaan suara adzan sebagai ringtone harus diperhatikan agar tidak mengecoh waktu salat.
  • Hyena (الضَّبُعِ) — Satu-satunya hewan bertaring yang dihalalkan karena termasuk hewan buruan.
  • Kaedah fikih (الضَرُوْرَاتُ تُبِيْحُ اْلمَحْظُوْرَاتِ) — Kaidah yang membolehkan penggunaan kalung untuk pengobatan dalam kondisi darurat.
  • Muamalah — Bidang hukum yang mencakup penggunaan nada dering HP.

Rujukan Al-Qur'an

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2009/Fatwa 35_Binatang Bertaring, Kalung Obat, Ringtone HP.md

Kembali ke Fatwa 2009
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu