ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Fatwa 42.A 2004 dasar bacaan yasin untuk orang mati

Tahun 2004Folder: Fatwa 2004#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 42.A 2004 dasar bacaan yasin untuk orang mati.

Entitas yang Disebut

  • Al Ghazali — Tokoh yang menjelaskan alasan penamaan jantung al-Qur'an pada surat Yasin.
  • Ibnu Hibban — Ahli hadis yang memandang hadis tersebut shahih dan menafsirkan mautakum secara majaz.
  • Ibnu Katsir — Ulama yang menyebutkan keistimewaan surat Yasin.
  • Ibnu Qudamah — Perawi yang meriwayatkan hadis tentang membaca Yasin.
  • Imam ad-Daruquthni — Ahli hadis yang menyatakan sanad hadis tersebut lemah.
  • Ma‘qal bin Yasar — Sahabat nabi yang meriwayatkan sabda tentang membaca Yasin.
  • Muhammadiyah — Organisasi yang menegaskan tidak adanya dasar shahih membaca Yasin pada orang yang hampir mati.
  • TM Hasbi Ash-Shiddieqy — Ahli hadis yang menganjurkan pembacaan surat Yasin untuk diri sendiri.

Istilah Kunci

  • Hadis (حَدِيث) — Sumber hukum yang dibahas status kesahihannya terkait pembacaan surat Yasin.
  • Himpunan Putusan Tarjih — Dokumen resmi Muhammadiyah yang memuat keputusan hukum.
  • Hujjah (حُجَّة) — Alasan hukum yang tidak terpenuhi oleh hadis lemah.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2004/Fatwa 2004 Edited/Fatwa 42.A-2004_dasar bacaan yasin untuk orang mati.md

Kembali ke Fatwa 2004
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu