ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Fatwa 60 1998 Basmalah Ayat al Quran dan Dibaca Ketika Salat

Tahun 1998Folder: Fatwa 1998#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 60 1998 Basmalah Ayat al Quran dan Dibaca Ketika Salat.

Entitas yang Disebut

  • A. Hasan — Tokoh Persis yang menulis buku Soal Jawab Tentang Berbagai Masalah Agama.
  • Abu Hurairah — Sahabat yang meriwayatkan hadis tentang kewajiban membaca basmalah sebagai ayat al-Fatihah.
  • Abu Said bin al-Mu’alla — Sahabat yang menerima pengajaran Nabi mengenai keagungan surat al-Fatihah.
  • Aisyah — Sahabat Nabi yang riwayatnya dijadikan rujukan terkait pembacaan basmalah.
  • Anas — Sahabat Nabi yang meriwayatkan hadis tentang tidak mendengar Nabi membaca basmalah.
  • R.J. Iskandar — Penanya yang berasal dari Riau Periangan, Padangratu, Lampung Tengah.

Istilah Kunci

  • al-Fatihah (الفاتحة) — Surat dalam al-Qur'an yang terdiri dari tujuh ayat.
  • Basmalah (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ) — Terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai kedudukannya dalam surat al-Fatihah.
  • Hadis Qudsi — Hadis yang dikutip oleh penanya mengenai tujuh ayat al-Fatihah.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 1998/Fatwa 60-1998_Basmalah Ayat al-Quran dan Dibaca Ketika Salat.md

Kembali ke Fatwa 1998
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu