Pertanyaan:
Hadis-hadis yang menjadi dasar dibolehkannya ziarah kubur.
Jawaban:
- Dalam khazanah tarjih, dasar kebolehan ziarah kubur dikemukakan melalui dua hadis utama. Pertama, hadis Buraidah yang menyatakan bahwa larangan ziarah kubur pada awal Islam telah dicabut:
عن بُرَيْدَةَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَقَدْ أُذِنَ لِمُحَمَّدٍ فِي زِيَارَةِ قَبْرِ أُمِّهِ فَزُورُوهَا فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الآخِرَةَ
"Dahulu aku pernah melarang ziarah kubur, maka telah diizinkan bagi Muhammad berziarah kubur bundanya. Maka berziarahlah kubur, sebab hal itu mengingatkan akhirat." [HR. Muslim, Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Hibban dan al-Hakim] — Fatwa 09 2013 Hukum Dan Tuntunan Ziarah Kubur
- Kedua, hadis Abu Hurairah:
اسْتَأْذَنْتُ رَبِّي تَعَالَى عَلَى أَنْ أَسْتَغْفِرَ لَهَا فَلَمْ يُؤْذَنْ لِي فَاسْتَأْذَنْتُ أَنْ أَزُورَ قَبْرَهَا فَأُذِنَ لِي فَزُورُوا الْقُبُورَ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ بِالْمَوْتِ
"Aku memohon izin kepada Tuhanku agar aku diperkenankan memohonkan ampun bagi ibuku, maka tidak diizinkan. Lalu aku memohon izin untuk berziarah ke kuburnya, maka diizinkannya. Oleh karena itu ziarahlah ke kubur, sebab hal itu dapat mengingatkan mati." [HR. Jama'ah Ahli Hadis] — Fatwa 09 2013 Hukum Dan Tuntunan Ziarah Kubur
-
Fatwa 09/2013 menjelaskan bahwa ziarah sempat dilarang karena dekatnya masa dengan zaman jahiliyah dan kekhawatiran menjadi sarana menyekutukan Allah; setelah iman dinilai kuat, ziarah diperbolehkan karena manfaatnya mengingatkan kepada kematian. Ditegaskan pula bahwa anjuran itu "ditujukan secara umum kepada seluruh umat muslim baik itu laki-laki maupun perempuan. Jadi tidak ada larangan bagi kaum perempuan untuk berziarah." — Fatwa 09 2013 Hukum Dan Tuntunan Ziarah Kubur
-
Adapun hadis yang tampak membatasi, yakni "لَعَنَ زَوَّارَاتِ الْقُبُورِ" (Rasulullah melaknati perempuan-perempuan yang selalu ziarah kubur, HR. Ahmad), disebutkan dalam HPT Kitab Jenazah dengan keterangan bahwa lafal zawwārāt berbentuk shighah mubalaghah (bentuk hiperbolik), "yakni ahli ziarah atau selalu berziarah kubur". — Kitab Jenazah Bagian 07 Melawat Ziarah Kubur
-
Tuntunan doa di kuburan yang dikutip naskah Tarjih:
السَّلَامُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُؤْمِنِينَ يَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ
"Salam atas ahli kubur dari orang-orang muslimin dan mukminin, semoga Allah mengasihi orang-orang yang telah dahulu dan yang kemudian dari kita, dan kami insya Allah akan mengikutimu." [HR. Muslim] — Tanya Jawab Agama 9 Bab 11 Kuburan Dan Jenazah
Dalil:
-
Dua hadis kebolehan di atas (Buraidah dan Abu Hurairah), serta hadis doa ziarah dari Aisyah ra. — Fatwa 09 2013 Hukum Dan Tuntunan Ziarah Kubur dan Tanya Jawab Agama 9 Bab 11 Kuburan Dan Jenazah
Catatan:
-
Perkembangan posisi naskah tarjih: HPT Kitab Jenazah bab Ziarah Qubur (tanpa tahun tercatat pada halaman) memuat hadis kebolehan sekaligus menyebutkan hadis tentang perempuan yang selalu berziarah. Tanya Jawab Agama 9 Bab 11 (disidangkan 2006–2007) menegaskan bahwa "pada dasarnya ziarah kubur itu hukumnya mubah", dan bila bagi seseorang dikhawatirkan merusak imannya — misalnya menimbulkan kemusyrikan dalam hati — maka bagi orang itu haram hukumnya, sedangkan bila memperkuat iman justru sangat dianjurkan. Fatwa 09/2013 kemudian menegaskan kebolehan itu berlaku bagi laki-laki maupun perempuan, dan mengarahkan niat ziarah hanya untuk mendoakan ahli kubur serta mengingat akhirat, bukan meminta-minta kepada ahli kubur atau menjadikannya wasilah kepada Allah. Dengan demikian posisinya konsisten sejak naskah HPT, dan tahun 2013 memperjelas sisi keumuman serta batalnya kekhawatiran terhadap perempuan.
Kesimpulan:
-
Ziarah kubur dibolehkan berdasarkan hadis Buraidah dan Abu Hurairah, dengan tujuan mendoakan ahli kubur dan mengingat akhirat; berlaku bagi laki-laki dan perempuan. — Fatwa 09 2013 Hukum Dan Tuntunan Ziarah Kubur
Sumber:
-
Fatwa 09 2013 Hukum Dan Tuntunan Ziarah Kubur (Fatwa 09/2013, disidangkan 1 Maret 2013)
-
Kitab Jenazah Bagian 07 Melawat Ziarah Kubur (HPT Kitab Jenazah bab Ziarah Qubur)
-
Tanya Jawab Agama 9 Bab 11 Kuburan Dan Jenazah (Tanya Jawab Agama 9 Bab 11)
Wallahu a'lam bish-shawab.