ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
TanyaPercakapan baru
bacaan tasyahud awal
Dari Basis Pengetahuan. Kamu sedang melihat hasil tanya jawab pengguna lain.Masuk untuk bertanya
Hari ini, jam 15:43 WIB
bacaan tasyahud awal

Pertanyaan

  • Bagaimana bacaan tasyahud awal menurut Tarjih Muhammadiyah, dan sampai mana batas bacaannya?

Jawaban

  • Duduk tasyahud awal dilakukan secara iftirasy (duduk di atas kaki kiri), dengan tangan kanan menggenggam jari kelingking, jari manis, dan jari tengah, ibu jari menyentuh jari tengah, dan jari telunjuk diacungkan pada saat mulai membaca doa tasyahud. Letak perbedaannya dengan tasyahud akhir bukan pada bacaannya, melainkan pada cara duduknya — tasyahud akhir dengan tawaruk. Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu

  • Bacaannya, dalam HPT Kitab Shalat, adalah: "attahiyyatu lillahi washshalawatu waththayyibat, assalamualaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh. Assalamualaina wa 'ala 'ibadillhis-shalihin. Asyhadu alla ilaha-illallah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh", lalu membaca shalawat kepada Nabi: "Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, kama shallaita 'ala Ibrahim wa ali Ibrahim, wa barik 'ala Muhammad wa ali Muhammad kama barakta 'ala Ibrahim wa ali Ibrahim, innaka hamidum majid", kemudian berdoa kepada Allah sekehendak hati, dengan doa yang lebih pendek daripada doa dalam tasyahud akhir, lalu berdiri untuk rakaat berikutnya. Kitab Shalat Bagian 02 Cara Shalat Wajib

  • Mengenai akhir bacaan tasyahud, teks Arab yang termuat dalam naskah adalah:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

  • Penjelasan naskah Tanya Jawab Agama 4: "bacaan dalam duduk tahiyyat awal dan akhir itu pada pokoknya sama. Hanya saja sesudah bacaan shalawat, bacaan doa antara tahiyyat awal dan akhir berbeda." Naskah itu juga menyatakan: "Sampai sejauh ini kami belum menemukan secara khusus petunjuk atau tuntunan Rasulullah saw yang menjelaskan tentang adanya perbedaan bacaan tasyahud antara tasyahud awal dan tasyahud akhir." Tanya Jawab Agama 4 Masalah Bacaan Dalam Shalat

Dalil

  • Hadis Ibnu Mas'ud yang dijadikan dasar bacaan tasyahud tersebut, sebagaimana dikutip naskah: "Bila kamu duduk dalam tiap-tiap dua rakaat, bacalah: Attahiyyatu lillah, washshalawatu waththayyibat, Assalamu 'alaika ayyuhan Nabiyyu wa rahmatullahi wabarakatuh, assalamu 'alaina wa 'ala 'ibadillahish shalihin. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh", lalu pilihlah doa yang disukai dan berdoalah dengan itu kepada Tuhanmu (HR Ahmad dan an-Nasa'i). Kitab Shalat Bagian 02 Cara Shalat Wajib

  • Naskah Tanya Jawab Agama 4 juga mengutip riwayat Muslim dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw mengajarkan tasyahud sebagaimana mengajarkan surat al-Qur'an, dengan lafal "At-tahiyyatul-mubarakatus shalawatut-thayyibatulillah…". Tanya Jawab Agama 4 Masalah Bacaan Dalam Shalat

  • Larangan menambah lafal "sayyidina": "Penggunaan lafal 'sayyidina' dalam tasyahud tidak diajarkan oleh Nabi saw", dan karena kitab yang memuat tambahan itu tidak menyebutkan hadisnya, "kami tidak mengamalkan tambahan sayyidina tersebut." Fatwa 64 1998 Membaca Tahlil Sayyidina Tasyahud Mengirim Pahala Puasa

Catatan — perkembangan lintas naskah:

Kesimpulan

  • Bacaan tasyahud awal pada pokoknya sama dengan tasyahud akhir: tahiyyat, syahadat, lalu shalawat Ibrahimiyah sampai innaka hamidum majid, lalu doa pilihan yang lebih pendek daripada doa tasyahud akhir. Pembeda utamanya adalah cara duduk (iftirasy) dan doa sesudah shalawat. Lafal "sayyidina" tidak diamalkan.

Sumber

Wallahu a'lam bish-shawab.

Sajikan dalam Format
Enter untuk kirim · Shift+Enter untuk baris baruHPT & Fatwa Tarjih
Jawaban disusun otomatis dari HPT; periksa rujukan sebelum diamalkan. Percakapan dapat dibaca pengguna lain, jadi hindari data pribadi.

Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.