Pertanyaan
- Ayat dan hadis apa yang membahas "Islam berkemajuan"?
Jawaban
-
Dalam khazanah ini, "Islam berkemajuan" bukan nama sebuah ayat atau hadis, melainkan istilah yang dirumuskan Muhammadiyah. Tanya Jawab Agama 2024 menyebut: "Muhammadiyah merumuskan ciri Islam berkemajuan dalam lima karakteristik. Dalam buku Risalah Islam Berkemajuan yang disusun oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan merupakan hasil Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo tahun 2022 dipaparkan bahwa salah satu karakteristik Islam berkemajuan adalah menghidupkan Ijtihad dan Tajdid (Ihya' al-Ijtihad wa al-Tajdid)." Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 04 16 29 Februari Dapatkah Muhammadiyah Berkembang Dengan Perbeda
-
Karena itu, dalil-dalil yang dipakai untuk "Islam berkemajuan" adalah dalil-dalil yang dipasang pada ciri-cirinya: ijtihad dan tajdid, pemurnian (purifikasi), dinamisasi, toleransi, keterbukaan, dan sikap tidak berafiliasi pada mazhab tertentu. Semuanya terhimpun dalam Keputusan 68/2026 tentang Pengembangan Manhaj Tarjih, Lampiran 2 C (Perspektif Wawasan Semangat Tarjih) Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan , serta dalam Fikih Muhammadiyah Bagian O. MANHAJ Fikih Muhammadiyah Bagian O Manhaj.
Dalil
-
(1) Dasar pemurnian (purifikasi) — QS an-Nisa' (4): 59
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُوا۟ ٱلرَّسُولَ وَأُو۟لِى ٱلْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنَـٰزَعْتُمْ فِى شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْـَٔاخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (Sunahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." — naskah menyebut ayat ini sebagai sumber tajdid dalam pengertian purifikasi, dan menegaskan "Taat kepada Allah dan Rasul menunjukkan kewajiban mengikuti Al-Qur'an dan Sunah" Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan ; ayat yang sama juga dikutip TJA 2024 Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 04 16 29 Februari Dapatkah Muhammadiyah Berkembang Dengan Perbeda
-
(2) Hadis mujaddid setiap seratus tahun (riwayat Abu Hurairah, Sunan Abi Dawud)
Naskah menukil terjemahannya: "Sesungguhnya Allah mengutus kepada umat Islam, setiap seratus tahun, seorang yang memperbarui untuk mereka (interpretasi) ajaran agama mereka." Naskah menjelaskan: "hadis ini menunjukkan bahwa proses pembaruan atau tajdid tidak akan berhenti sepanjang zaman." (Teks Arab hadis dalam salinan naskah yang terbaca tidak dapat disalin utuh karena rusak, sehingga hanya terjemah yang dikutip apa adanya.) Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan
-
(3) Dasar dinamisasi — QS az-Zumar (39): 18
ٱلَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ ٱلْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُۥٓ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ هَدَىٰهُمُ ٱللَّهُ ۖ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمْ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ
"(Yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah ululalbab (orang-orang yang mempunyai akal sehat)." — naskah menyebutnya sebagai dasar semangat tajdid dalam arti dinamisasi dan sekaligus dasar wawasan keterbukaan Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan
-
(4) Hadis Mu'adz bin Jabal tentang ijtihad
Naskah menukil dialog Nabi saw. dengan Mu'adz ketika diutus ke Yaman: Mu'adz menjawab akan menghukumi dengan Kitab Allah, lalu Sunah Rasulullah, dan jika tidak ada: "Saya berijtihad dengan pendapatku, dan saya tidak mengabaikannya." Naskah mencatat: "Rasulullah Saw. merestui metode ini." (Teks Arabnya dalam salinan yang terbaca tidak utuh, sehingga hanya terjemah yang dikutip.) Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan
-
(5) Dasar toleransi — QS al-Hujurat (49): 13
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَـٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَـٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
"Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti." Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan
-
(6) Hadis al-hanifiyyah as-samhah (riwayat Ibn Abbas)
Naskah menukil: "Dari Ibn Abbas (diriwayatkan), ditanyakan kepada Rasulullah, apa agama yang paling dicintai Allah? Nabi Saw. menjawab agama yang mengajarkan kebaikan dan toleransi." Naskah menambahkan penjelasan Ibn Hajar al-Haytsami bahwa maksudnya ialah "Islam yang luas (al-Islam al-wasi)". Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan
- (7) Hadis 'Amr bin al-'Ash tentang ijtihad
"Jika seorang hakim mengadili dan berijtihad, kemudian ijtihadnya benar, maka ia mendapat dua pahala, dan jika seorang hakim berijtihad, lantas ijtihadnya salah (meleset), baginya satu pahala." Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan
- (8) Dasar sikap tidak berafiliasi pada mazhab tertentu — QS al-Hasyr (59): 7 dan QS al-Hujurat (49): 1
QS al-Hasyr (59): 7 — "Apa yang diberikan Rasul kepadamu terimalah. Apa yang dilarangnya bagimu tinggalkanlah. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya."
QS al-Hujurat (49): 1 — "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
-
(9) Hadis riwayat Malik — "Telah aku wariskan kepada kalian dua hal. Tidak akan tersesat selama kalian berpegang teguh pada keduanya: Al-Qur'an dan Sunah Nabi." — naskah menyimpulkan: "Hadis ini dengan jelas menunjukkan bahwa pegangan utama umat Islam adalah Al-Qur'an dan Sunah, bukan pendapat atau mazhab tertentu." Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan
-
(10) Dalil ukhuwah dalam TJA 2024 — QS Ali 'Imran (3): 103
وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ ۚ وَٱذْكُرُوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَآءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِۦٓ إِخْوَٰنًا وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ ٱلنَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ لَكُمْ ءَايَـٰتِهِۦ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
"Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai..." Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 04 16 29 Februari Dapatkah Muhammadiyah Berkembang Dengan Perbeda
-
(11) Rumusan tajdid Muhammadiyah — "Dari segi bahasa, tajdid berarti pembaharuan, dan dari segi istilah, tajdid memiliki dua arti, yakni a. Pemurnian; b. Peningkatan, pengembangan, modernisasi, dan yang semakna dengannya." Pemurnian bersumber kepada "Al-Quran dan al-Sunnah al-Sahihah", dan dimensinya meliputi "Pemurnian akidah dan ibadah, serta pembentukan akhlak al-Karimah" dan "Pembangunan sikap hidup yang dinamis, kreatif, progresif, dan berwawasan masa depan." Fikih Muhammadiyah Bagian O Manhaj
Catatan
- Naskah TJA 2024 hanya menyebut satu dari lima karakteristik Islam berkemajuan (menghidupkan ijtihad dan tajdid) dan tidak merinci empat karakteristik lainnya dalam bagian yang berhasil ditelusuri. Rumusan lengkapnya berada dalam buku Risalah Islam Berkemajuan (Muktamar ke-48, Solo 2022) yang tidak termuat sebagai naskah utuh di khazanah ini Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 04 16 29 Februari Dapatkah Muhammadiyah Berkembang Dengan Perbeda.
- Sebagian teks Arab hadis dalam salinan digital naskah Keputusan 68/2026 terbaca rusak; karena itu hanya terjemahan naskah yang dikutip, dan tidak ada teks Arab hadis yang direkonstruksi di sini.
- Rujukan ayat Arab di atas diambil dari mushaf rujukan, sedangkan terjemahan dan penempatannya sebagai dalil mengikuti apa yang tertulis dalam naskah.
- Istilah "Islam berkemajuan" dalam khazanah ini adalah konsep, bukan ayat; halaman Islam Berkemajuan dan Risalah Islam Berkemajuan hanya memuat penunjuk ke naskah sumbernya.
Kesimpulan
- "Islam berkemajuan" tidak memiliki ayat atau hadis dengan nama itu; ia adalah rumusan Muhammadiyah dalam Risalah Islam Berkemajuan. Dalil-dalil yang dijadikan landasannya adalah QS an-Nisa' 59 dan hadis mujaddid seratus tahun (pemurnian), QS az-Zumar 18 dan hadis Mu'adz (dinamisasi dan ijtihad), QS al-Hujurat 13 serta hadis al-hanifiyyah as-samhah (toleransi), QS al-Hasyr 7, QS al-Hujurat 1, dan hadis riwayat Malik (kembali kepada Al-Qur'an dan Sunah), serta QS Ali 'Imran 103 (ukhuwah).
Sumber
- Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan (2026, Keputusan 68 Pengembangan Manhaj Tarjih, Lampiran 2 C)
- Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 04 16 29 Februari Dapatkah Muhammadiyah Berkembang Dengan Perbeda (2024, Tanya Jawab Agama Edisi 04)
- Fikih Muhammadiyah Bagian O Manhaj (Fikih Muhammadiyah Bagian O. Manhaj)
Wallahu a'lam bish-shawab. Kebenaran mutlak hanya milik Allah Swt.