ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan Semangat Tarjih

Tahun 2026Folder: Fatwa 2026#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 04 Lampiran 2 C Perspektif Wawasan Semangat Tarjih.

Entitas yang Disebut

  • ‘Amr bin al-‘As — Perawi hadis tentang pahala ijtihad bagi hakim.
  • Abu Al-Husain Muslim bin Al-Hajjaj — Periwayat hadis dalam Shahih Muslim tentang ijtihad.
  • Abu Bakrah — Sahabat yang meriwayatkan hadis tentang larangan mengangkat wanita sebagai pemimpin.
  • Abu Hurairah — Sahabat Nabi yang meriwayatkan hadis tentang kedatangan mujaddid setiap seratus tahun.
  • al-Ashfahani — Ahli bahasa yang menjelaskan makna hanifiyyah sebagai istikamah.
  • al-Bukhari — Imam hadis yang meriwayatkan hadis tentang kemudahan agama.
  • al-Sa'di — Mufasir yang menafsirkan ummatan wasatan sebagai golongan di antara Yahudi dan Nasrani.
  • al-Sa'labi — Mufasir yang menyatakan bahwa yang terbaik adalah yang tengah.
  • Anas bin Malik — Sahabat yang meriwayatkan kisah tiga orang sahabat tentang ibadah.
  • Asjmuni Abdurrahman — Penulis Manhdj Tarjih Muhammadiyah yang dirujuk dalam footnote.
  • Deliar Noer — Menegaskan Muhammadiyah sebagai gerakan kaum modernis yang melakukan pendekatan ijtihad terhadap Al-Qur'an dan Sunah.
  • Ibn ‘Atiyyah — Menyampaikan inti ayat al-Hujurat tentang larangan menyombongkan diri.
  • Ibn Hajar al-Haytsami — Mengutip pendapat Abd al-Razzaq tentang makna al-Hanifiyyah al-Samhah.
  • Imam Abu Hanifah — Imam mazhab Hanafi yang menganjurkan meninggalkan pendapatnya jika bertentangan dengan Al-Qur'an dan Sunah.
  • Imam asy-Syafi'i — Imam mazhab Syafi'i yang memerintahkan untuk mengikuti sunah jika bertentangan dengan tulisannya.
  • Imam Malik — Periwayat hadis tentang dua warisan Nabi sebagai pegangan utama.
  • Majelis Tarjih — Lembaga di Muhammadiyah yang merincikan persoalan ibadah dan akidah berdasarkan dalil Al-Qur'an dan Hadis.
  • Mazhar al-Din al-Zaydani — Menjelaskan alasan dua pahala dan satu pahala bagi mujtahid.
  • Mu'adz bin Jabal — Sahabat yang diutus ke Yaman dan berdialog dengan Nabi tentang metode penetapan hukum.
  • Muhammad ibn ‘Abd al-Hadi al-Sindi — Menafsirkan hadis tentang mujaddid sebagai penegasan kesinambungan ajaran Islam.
  • Muhammadiyah — Gerakan Islam modernis yang menjadikan tajdid sebagai karakteristik pemikiran.
  • Muslim — Imam hadis yang meriwayatkan hadis tentang binasanya orang yang berlebih-lebihan.
  • Tarjih Muhammadiyah — Dirujuk dalam konteks varian ibadah yang tidak didukung Sunah.
  • Yaman — Tempat diutusnya sahabat Mu'adz oleh Nabi.

Istilah Kunci

  • Al-hanifiyyah as-samhah (الْحَنِيفِيّة السَّمْحَة) — Islam yang luas dan toleran, agama yang paling dicintai Allah.
  • Al-Islam al-wasi — Makna al-hanifiyyah al-samhah sebagai Islam yang luas.
  • Al-Qur'an — Kitab suci utama sumber ajaran Islam.
  • Alla-mazhabiyyah — Prinsip tidak mengikatkan diri pada mazhab tertentu.
  • Berlebih-Lebihan Dalam Agama — Perilaku melampaui batas yang dilarang dalam Islam.
  • Fukaha — Para ahli fikih yang pendapatnya dijadikan bahan pertimbangan.
  • Hisab — Metode perhitungan astronomi yang saat ini digunakan oleh Muhammadiyah untuk menentukan awal bulan.
  • Ijtihad — Metode penetapan hukum melalui penalaran ketika tidak ada dalil eksplisit dalam Kitab Allah dan Sunah.
  • Ikhtilaf — Keberagaman pendapat sebagai manifestasi keluasan Islam.
  • Istikamah — Konsisten berada di jalan lurus yang merupakan makna hanifiyyah.
  • Kemaslahatan — Prinsip memilih yang terbaik dengan mengedepankan kemaslahatan dan konteks zaman.
  • Keterbukaan — Prinsip bahwa putusan Tarjih dapat dikritik dan diperbaiki dengan dalil lebih kuat.
  • Manhaj Tarjih (منهج الترجيح) — Suatu sistem yang memuat wawasan, sumber, pendekatan, dan prosedur teknis dalam kegiatan ketarjihan.
  • Mazhab — Pendapat fukaha yang dijadikan pertimbangan namun tidak mengikat.
  • Qiyas (giyas) — Prinsip analogi hukum yang dikembangkan dari hadis Mu'adz.
  • Rukyat — Metode pengamatan hilal untuk menentukan awal bulan kamariah di masa lalu.
  • Sunah — Tradisi Nabi sebagai sumber kedua ajaran Islam.
  • Tajdid — Konsep pembaruan dalam Islam yang memiliki dua arti: pemurnian dan dinamisasi.
  • Taklid — Mengikuti pendapat tanpa dalil yang dilarang oleh para imam mazhab.
  • Tanawwu' — Keragaman dalam kaifiat ibadah yang memiliki landasan dalam Sunah.
  • Tarjih (ترجيح) — Aktivitas intelektual untuk merespons permasalahan sosial dan kemanusiaan dari sudut pandang agama Islam.
  • Toleransi — Sikap tidak menganggap diri sendiri paling benar dalam putusan Tarjih.
  • Ummatan Wasatan — Umat pertengahan yang menjadi saksi atas manusia.
  • Wasatiah — Sikap tengah-tengah dalam beragama yang menjadi dasar pemikiran Muhammadiyah.
  • Wawasan Paham Agama — Salah satu wawasan yang menjadi karakteristik pemikiran Islam Muhammadiyah dalam memahami agama sebagai tatanan normatif.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2026/Keputusan-68-2026-Pengembangan-Manhaj-Tarjih-04-Lampiran-2-C-Perspektif-Wawasan-Semangat-Tarjih.md

Menampilkan 30 dari 50 catatan
Kembali ke Fatwa 2026
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu