Apakah qunut di muhammadiyah sunnah ?
☝️ Pertanyaan:
🔹 Apakah qunut dalam shalat Subuh menurut Muhammadiyah hukumnya sunnah?
✨️ Jawaban:
🔹 Muhammadiyah tidak menetapkan qunut shubuh sebagai sunnah yang dituntunkan. Majelis Tarjih membedakan tiga hal:
🔸 Qunut dalam arti asal — thulul qiyam (berdiri lama untuk membaca ayat dan berdoa di dalam shalat) — dinyatakan masyru' (ada tuntunannya).
🔸 Qunut shubuh yang dikenal orang — yaitu "berdiri sementara" pada rakaat kedua shalat Subuh sesudah ruku' dengan membaca Allāhumma-hdinī fīman hadait — tidak dibenarkan, karena dalilnya lemah. Fatwa 2014 menyatakan: "Muhammadiyah berpendirian bahwa qunut yang dilakukan khusus pada saat shalat subuh tidak dibenarkan karena dalilnya lemah."
🔸 Qunut nazilah — qunut saat kaum muslimin tertimpa musibah — inilah yang ada tuntunannya.
🔹 Tanya Jawab Agama 2 menegaskan sikap Lajnah: "Adapun Qunut diartikan dengan arti khusus yakni berdiri lama ketika i'tidal dan membaca doa: 'Allahummahdiniy fiman hadait, dan seterusnya diwaktu shalat Shubuh, hukumnya diperselisihkan Ulama. Dan Lajnah Tarjih memilih untuk tidak melakukannya, karena dalilnya tidak kuat termasuk qunut dalam shalat witir."
🔹 Karena shalat adalah ibadah mahdhah, Fatwa 2015 mengutip kaidah: اْلأَصْلُ فِى الْعِبَادَةِ الْبُطْلاَنُ حَتَّى يَقُوْمَ الدَّلِيْلُ عَلَى الْأَمْرِ — "Hukum asal dalam ibadah adalah batal sampai ada dalil yang memerintahkannya." Maka makmum yang meyakini qunut shubuh tidak dituntunkan boleh tidak membacanya, tetapi tetap tidak boleh mendahului gerakan imam: "ketika imam membaca doa qunut makmum cukup mendengarkan dan tetap berdiri seperti berdirinya imam."
📚 Dalil:
🔹 Hadis yang menjadi dasar makna qunut sebagai berdiri lama — bukan pengkhususan pada Subuh:
عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَفْضَلُ الصَّلاَةِ طُولُ الْقُنُوتِ. [رواه مسلم وأحمد وابن ماجه والترمذى وصححه]
"Shalat yang paling utama adalah berdiri lama (untuk membaca doa qunut)." [HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Majah, dan at-Tirmidzi] — Fatwa 21 2014 Qunut Bagian Dari Shalat Atau Bukan
🔹 Alasan penolakan qunut shubuh khusus, sebagaimana bunyi HPT: "a) Setelah diteliti kumpulan macam-macam hadits tentang qunut, maka Muktamar berpendapat bahwa QUNUT sebagai bagian daripada shalat, tidak khusus hanya diutamakan pada shalat Subuh. b) Bacaan do'a: اَللَّهُمَّ اھْدِنِي فِيْمَنْ هَدَيْتَ … الخ dalam shalat Subuh itu haditsnya tidak shahih. c) Penerapan hadits riwayat Hasan tentang do'a … untuk khusus dalam QUNUT SUBUH, tidak dibenarkan." — Kitab Shalat Bagian 04 Qunut
🔹 Fatwa 2015 memperjelas sebab kelemahannya: "sanadnya dhaif karena terjadi keterputusan pada perawi Muhammad bin Ali … dia tidak bertemu dengan Hasan bin Ali karena Muhammad bin Ali lahir pada tahun 56 H sedangkan Hasan bin Ali wafat pada tahun 50 H." — Fatwa 07 2015 Beda Shalat Shubuh Dan Shalat Jumat Antara Dua Kelompok
🔹 Hadis "qunut sebulan" dinilai sahih, tetapi tidak menjadi dasar pengkhususan Subuh: "Membaca doa qunut itu bukan hanya pada waktu shalat Shubuh saja, tetapi juga pada shalat lain, seperti shalat Dzuhur, Maghrib dan Isya'." — Tanya Jawab Agama 4 Masalah Bacaan Dalam Shalat
🔹 Qunut nazilah: Nabi saw menjalankannya sampai turun QS. Ali Imran (3): 128 — لَيْسَ لَكَ مِنَ اْلأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ — dan pada 2021 ditegaskan bahwa kunut nazilah dikerjakan "pada semua shalat fardu baik shalat jahr seperti Magrib, Isyak, Subuh termasuk shalat Jum'at maupun pada shalat sirr seperti Zuhur dan Asar". — Fatwa Qunut Nazilah Ali
✍️ Catatan:
🔹 Posisi ini konsisten sejak putusan Muktamar dalam HPT, Tanya Jawab Agama jilid 2, 4, dan 6, hingga Fatwa 16/2004, Fatwa 21/2014, Fatwa 07/2015, dan Fatwa Kunut Nazilah 2021: yang ditolak adalah pengkhususan qunut pada shalat Subuh, bukan qunut sebagai berdiri lama, dan bukan qunut nazilah.
🔹 Mengenai qunut witir, HPT memutuskan tawaqquf (belum mengambil keputusan tentang nilai hadisnya), sedangkan Tanya Jawab Agama 2 menyatakan membacanya "tidak disyari'atkan … Karena itu tidak perlu kita mengamalkannya." — Kitab Shalat Bagian 04 Qunut, Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Fardhu Dan Sunat
🔹 Istilah "sunnah" tidak dipakai naskah-naskah ini untuk qunut shubuh; yang dipakai adalah masyru' untuk qunut berdiri lama dan qunut nazilah, serta "tidak dibenarkan" untuk qunut shubuh yang khusus itu. — Qunut Shubuh
✅️ Kesimpulan:
🔹 Qunut shubuh sebagaimana lazim dipraktikkan (doa Allāhumma-hdinī fīman hadait setelah ruku' pada rakaat kedua) bukan sunnah yang dituntunkan menurut Majelis Tarjih Muhammadiyah, karena dalilnya dinilai lemah. Yang ada tuntunannya adalah qunut dalam arti berdiri lama berdoa dalam shalat dan qunut nazilah ketika kaum muslimin tertimpa musibah.
💎 Sumber:
🔹️ Kitab Shalat Bagian 04 Qunut
🔹️ Fatwa 16 2004 Membaca Ushalli Dan Masalah Qunut (2004)
🔹️ Fatwa 21 2014 Qunut Bagian Dari Shalat Atau Bukan (2014)
🔹️ Fatwa 07 2015 Beda Shalat Shubuh Dan Shalat Jumat Antara Dua Kelompok (2015)
🔹️ Fatwa Qunut Nazilah Ali (2021)
🔹️ Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Fardhu Dan Sunat, Tanya Jawab Agama 4 Masalah Bacaan Dalam Shalat, Tanya Jawab Agama 6 Bab Iii Adab Shalat
Wallahu a'lam bish-shawab. Kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT.
Naskah yang dirujuk
Fatwa 16 2004 membaca ushalli dan masalah qunutFatwa 21 2014 Qunut Bagian dari Shalat atau Bukan
KITAB SHALAT BAGIAN 04 QUNUT
Tanya Jawab Agama 2 Masalah Shalat Fardhu dan Sunat
Tanya Jawab Agama 4 Masalah Bacaan dalam Shalat
Fatwa 07 2015 Beda Shalat Shubuh dan Shalat Jumat antara Dua Kelompok
Qunut Shubuh
Fatwa Qunut Nazilah. ali
Tanya Jawab Agama 6 Bab III Adab Shalat
Sajikan dalam Format
Tuntunan dan bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal
☝️ Pertanyaan:
🔹 Bagaimana tuntunan dan bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal dunia?
✨️ Jawaban:
🔹 Mendoakan orang tua yang wafat adalah bentuk bakti yang utama dan dianjurkan. Tanya Jawab Agama 2025 menegaskan: "Mendoakan orang tua yang sudah meninggal dunia merupakan hal yang dianjurkan dalam Islam, kapan dan di mana pun, selama tidak melanggar aturan syariat." — Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 03 1 15 Februari Bakti Anak Terhadap Orang Tua Yang Sudah Meningg
🔹 Lima bentuk bakti setelah orang tua wafat, berdasarkan hadis Abu Usaid Malik bin Rabi'ah as-Sa'idi:
🔸 mendoakan keduanya (termasuk menshalatkan),
🔸 memohonkan ampun bagi keduanya,
🔸 menunaikan janji keduanya setelah mereka tiada,
🔸 menyambung kekeluargaan yang mereka tinggalkan,
🔸 memuliakan sahabat-sahabat keduanya semasa hidup.
— Tanya Jawab Agama 2 Masalah Janazah, Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 03 1 15 Februari Bakti Anak Terhadap Orang Tua Yang Sudah Meningg
🔹 Bacaan doa yang dituntunkan (doa ma'tsur):
🔸 Doa Al-Qur'an — QS al-Isra' (17): 24: Rabbir-hamhumā kamā rabbayānī saghīrā.
🔸 Doa jenazah riwayat Muslim dari Auf bin Malik — Allāhumma-ghfir lahu warhamhu… — dipakai juga saat mendoakan orang tua.
🔸 Doa riwayat Ahmad dan Ash-habussunan dari Abu Hurairah — memohon ampun bagi yang hidup dan yang telah mati di antara kaum mukminin.
🔸 Doa QS al-Hasyr (59): 10 — Rabbanā-ghfir lanā wa li-ikhwāninā alladzīna sabaqūnā bil-īmān…
🔸 Selain itu dibolehkan berdoa dengan bahasa sendiri: "Ya Allah, lapangkanlah kuburan kedua orang tuaku, berikanlah tempat terbaik baginya…" — "divariasikan sesuai dengan keinginan penanya, selama ungkapan yang digunakan baik dan tidak melanggar ajaran Islam." — Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 03 1 15 Februari Bakti Anak Terhadap Orang Tua Yang Sudah Meningg, Tanya Jawab Agama 2 Masalah Janazah
🔹 Waktu dan caranya:
🔸 "Mendoakan orang yang meninggal dunia dapat dilakukan kapan saja, terutama oleh anak dan anggota keluarganya, terlebih lagi di setiap selesai melaksanakan shalat fardu." — Fatwa 03 2018 Hukum Hobi Memancing Dan Hukum Hewan Selamatan Untuk Aqiqah
🔸 Waktu-waktu mustajab: setelah shalat, antara azan dan ikamah, ketika turun hujan.
🔸 Saat menziarahi kubur, Nabi saw mengajarkan salam dan doa: Assalāmu 'alaikum ahlad-diyāri minal-mu'minīna wal-muslimīn… nas'alullāha lanā wa lakumul-'āfiyah; dan setelah menguburkan jenazah: Istaghfirū li-akhīkum was'alullāha lahut-tatsbīt fa innahul-ānā yus'al. — Fatwa 18 2015 Membaca Al Quran Untuk Orang Yang Meninggal Dunia
📚 Dalil:
🔹 QS al-Isra' (17): 24 —
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
"Rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: Rabbir-hamhumā kamā rabbayānī saghīrā." — Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 03 1 15 Februari Bakti Anak Terhadap Orang Tua Yang Sudah Meningg
🔹 Hadis Abu Usaid Malik bin Rabi'ah as-Sa'idi —
عَنْ أَبِي أُسَيْدٍ مَالِكِ بْنِ رَبِيعَةَ السَّاعِدِيِّ قَالَ: ... يَا رَسُولَ اللهِ، هَلْ بَقِيَ مِنْ بِرِّ أَبَوَيَّ شَيْءٌ أَبَرُّهُمَا بِهِ بَعْدَ مَوْتِهِمَا؟ قَالَ: نَعَمْ، الصَّلَاةُ عَلَيْهِمَا وَالِاسْتِغْفَارُ لَهُمَا وَنَفَاذُ عَهْدِهِمَا مِنْ بَعْدِهِمَا وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِي لَا تُوصَلُ إِلَّا بِهِمَا وَكَرَامَةُ صَدِيقِهِمَا
"Wahai Rasulullah, apakah masih ada bentuk berbakti kepada kedua orang tuaku ketika mereka telah meninggal dunia?" Nabi saw. menjawab: "Iya… Bentuknya adalah mendoakan keduanya, meminta ampun untuk keduanya, memenuhi janji mereka setelah meninggal dunia, menjalin hubungan silaturrahim dengan keluarga kedua orang tua… dan memuliakan teman dekat keduanya." [HR Abu Dawud] — Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 03 1 15 Februari Bakti Anak Terhadap Orang Tua Yang Sudah Meningg
🔹 Hadis Abu Hurairah —
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ [رواه مسلم]
"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang saleh." — Fatwa 18 2015 Membaca Al Quran Untuk Orang Yang Meninggal Dunia
🔹 QS al-Hasyr (59): 10 —
وَالَّذِينَ جَاءُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
— Fatwa 18 2015 Membaca Al Quran Untuk Orang Yang Meninggal Dunia
✍️ Catatan — perkembangan posisi Tarjih secara kronologis:
🔸 Tanya Jawab Agama 2 — berdoa dan memintakan ampun bagi orang tua yang wafat diperbolehkan; memintakan ampun dengan bacaan surat Yasin "tidak ada dasar yang kuat. Untuk itu tidak perlu dilakukan." Yang dituntunkan adalah doa dalam hadis sahih dan doa umum dalam Al-Qur'an. — Tanya Jawab Agama 2 Masalah Janazah
🔸 1998 (Fatwa 10) — bakti kepada orang tua yang wafat antara lain menjadi anak saleh dan mendoakan serta memohonkan ampunan bagi keduanya; dosa orang tua tidak dapat ditebus oleh anak. — Fatwa 10 1998 Bisakah Anak Menebus Dosa Orang Tua
🔸 2007 (Fatwa 25) — sedekah yang dilakukan anak atas nama orang tua yang wafat, pahalanya sampai kepada orang tua; itu bukan bid'ah karena ada sandarannya. — Fatwa 25 Hadits Maulid Nabi Dan Hadits Sedekah Untuk Orang Tua
🔸 2015 (Fatwa 18) — bacaan Al-Qur'an/Yasin yang dihadiahkan pahala kepada mayit tidak sampai pahalanya; yang ada tuntunannya adalah doa. — Fatwa 18 2015 Membaca Al Quran Untuk Orang Yang Meninggal Dunia
🔸 2018 (Fatwa 03) — mendoakan orang tua yang wafat sangat dianjurkan, tetapi bukan dengan ritual atau menyembelih hewan pada hari-hari tertentu; penyembelihan untuk "keselamatan arwah" dilarang. — Fatwa 03 2018 Hukum Hobi Memancing Dan Hukum Hewan Selamatan Untuk Aqiqah
🔸 2024 — pahala sedekah jariah anak sampai kepada orang tua, karena anak adalah "investasi" orang tua; kewajiban berbakti tetap berlaku meski orang tua tidak mendidiknya saleh. — Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 01 1 15 Januari Sampainya Sedekah Jariah Seorang An
🔸 2025 — jawaban paling rinci mengenai cara dan lafal doa, disertai anjuran ikut mengurus jenazah orang tua. — Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 03 1 15 Februari Bakti Anak Terhadap Orang Tua Yang Sudah Meningg
🔸 2026 (Keputusan 229, Fikih Takziah dan Kematian) — menegaskan: "mendoakan orang yang sudah meninggal dunia, apalagi orang yang memiliki hubungan keluarga… hukumnya boleh bahkan dianjurkan"; pahala yang terus mengalir adalah amal jariah mayit sendiri, bukan pahala amalan yang dihadiahkan orang lain. Tahlilan 7/40/100/1000 hari "tidak perlu dilakukan". Doa saat upacara pemberangkatan jenazah boleh, tetapi waktu yang disunahkan mendoakan jenazah ialah saat dishalatkan dan saat selesai pemakaman. — Keputusan 229 2026 Fikih Takziah Dan Kematian 05 Bab Iv Berbagai Persoalan Seput, Keputusan 229 2026 Fikih Takziah Dan Kematian 03 Bab Ii Husnulkhatimah
🔸 Jadi arahnya konsisten sejak TJA 2 sampai 2026: doa adalah jalur yang dituntunkan, sedangkan menghadiahkan pahala bacaan Al-Qur'an tidak memiliki dalil tegas.
✅️ Kesimpulan:
🔹 Tuntunan untuk orang tua yang telah wafat adalah mendoakan dan memohonkan ampunan bagi keduanya — kapan saja, terutama setelah shalat fardu dan saat menziarahi kubur — disertai menunaikan janji mereka, menyambung silaturrahim keluarga mereka, dan memuliakan sahabat-sahabat mereka. Lafal doanya boleh memakai doa ma'tsur (QS al-Isra' 17: 24; doa jenazah riwayat Muslim; doa riwayat Ahmad dan Ash-habussunan; QS al-Hasyr 59: 10) atau dengan bahasa sendiri yang baik. Sedekah atas nama mereka juga sampai pahalanya, sedangkan menghadiahkan pahala bacaan Al-Qur'an dan tahlilan tidak dituntunkan.
💎 Sumber:
🔹️ Tanya Jawab Agama 2 Masalah Janazah
🔹️ Fatwa 10 1998 Bisakah Anak Menebus Dosa Orang Tua
🔹️ Fatwa 25 Hadits Maulid Nabi Dan Hadits Sedekah Untuk Orang Tua (2007)
🔹️ Fatwa 18 2015 Membaca Al Quran Untuk Orang Yang Meninggal Dunia (2015)
🔹️ Fatwa 03 2018 Hukum Hobi Memancing Dan Hukum Hewan Selamatan Untuk Aqiqah (2018)
🔹️ Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 01 1 15 Januari Sampainya Sedekah Jariah Seorang An (2024)
🔹️ Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 03 1 15 Februari Bakti Anak Terhadap Orang Tua Yang Sudah Meningg (2025)
🔹️ Keputusan 229 2026 Fikih Takziah Dan Kematian 05 Bab Iv Berbagai Persoalan Seput (Keputusan 229/KEP/1.0/B/2026)
Wallahu a'lam bish-shawab. Kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT.
Naskah yang dirujuk
Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 03 1 15 Februari Bakti Anak terhadap Orang Tua yang Sudah Meninggal Beserta Cara dan Lafal DoanyaFatwa 10 1998 Bisakah Anak Menebus Dosa Orang Tua
Fatwa 18 2015 Membaca Al Quran untuk Orang yang Meninggal Dunia
Fatwa 03 2018 Hukum Hobi Memancing dan Hukum Hewan Selamatan Untuk Aqiqah
Keputusan 229 2026 Fikih Takziah dan Kematian 03 Bab II Husnulkhatimah
Fatwa 25 Hadits Maulid Nabi dan Hadits Sedekah untuk Orang Tua
Tanya Jawab Agama 2 Masalah Janazah
Keputusan 229 2026 Fikih Takziah dan Kematian 05 Bab IV Berbagai Persoalan Seputar Takziah dan Kematian
Tanya Jawab Agama 2024 Edisi 01 1 15 Januari Sampainya Sedekah Jariah Seorang Anak untuk Orang Tuanya
Sajikan dalam Format
Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.

