ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Fatwa 15 2004 membaca tarji untuk musibah

Tahun 2004Folder: Fatwa 2004#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 15 2004 membaca tarji untuk musibah.

Entitas yang Disebut

  • an Nawawī — Ulama yang mengutip atau menyusun hadis dalam referensi.
  • Anas — Perawi hadis yang dikutip.
  • at Tirmidzi — Perawi hadis yang dikutip.
  • Ibnu Majah — Perawi hadis yang dikutip.
  • Muslim — Perawi hadis yang dikutip.
  • Shubhan — Penanya yang berasal dari Solo.
  • Suara Muhammadiyah — Media atau pihak yang memberikan jawaban atas pertanyaan.
  • Ummu Salamah — Perawi hadis yang dikutip.

Istilah Kunci

  • Hamdalah (اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ اْلعَالَمِينَ) — Kalimat pujian kepada Allah yang disunnahkan saat tertimpa musibah.
  • Istirja’ (إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ) — Kalimat yang diucapkan saat tertimpa musibah.
  • Musibah — Ujian yang ditimpakan Allah swt kepada manusia.

Rujukan Al-Qur'an

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2004/Fatwa 2004 Edited/Fatwa 15-2004_membaca tarji_ untuk musibah.md

Kembali ke Fatwa 2004
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu