ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Fatwa 30 2003 Muhammadiyah dan tahlilan (SM No 11 2003)

Tahun 2003Folder: Fatwa 2003#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 30 2003 Muhammadiyah dan tahlilan (SM No 11 2003).

Entitas yang Disebut

  • ‘Itban ibn Malik — Perawi hadis tentang keutamaan mengucapkan La Ilaha Illa Allah.
  • Abdullah bin Salam — Muslim dari kalangan Yahudi yang meminta izin kepada Nabi untuk memperingati hari Sabtu.
  • Abu Hurairah — Perawi hadis mengenai keutamaan zikir.
  • Ruslan Hamidi — Penanya terkait praktik tahlilan dalam Muhammadiyah.

Istilah Kunci

  • Bid’ah (بدعة) — Melakukan ibadah yang tidak pernah diajarkan Rasulullah SAW atau para sahabat.
  • Khurafat — Mempercayai kisah batil yang dapat memberikan manfaat atau mudarat.
  • Tabzir (تبذير) — Perbuatan mubazir atau pemborosan dalam pengeluaran biaya.
  • Tahlilan (تهليل) — Muhammadiyah membolehkan zikir tahlil, namun melarang upacara kematian yang dikaitkan dengan hari tertentu.
  • Takhayyul — Mempercayai khayalan datangnya bala dari makhluk Allah.

Rujukan Al-Qur'an

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2003/Fatwa 2003 Edited/Fatwa 30-2003_Muhammadiyah dan tahlilan (SM No 11 2003).md

Kembali ke Fatwa 2003
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu