ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

KITAB SHALAT BAGIAN 03 SHALAT TATHAWWU

Folder: Fikih Muhammadiyah#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke KITAB SHALAT BAGIAN 03 SHALAT TATHAWWU.

Entitas yang Disebut

  • ‘Aisyah — Istri Nabi, perawi hadits tentang shalat malam.
  • ‘Ali — Sahabat yang diutus ke Yaman dan mengirim surat tentang masuk Islamnya penduduk Yaman
  • ‘Amar bin Ash — Sahabat yang menerima ajaran lima belas ayat sajdah dari Rasulullah
  • ‘Umar bin ‘Atha’ bin Abu Khuwar — Tabi’in, meriwayatkan hadits tentang larangan menyambung shalat.
  • ‘Umar bin Hushain — Sahabat yang bertanya tentang shalat tathawwu' sambil duduk.
  • Abdullah bin 'Amr bin 'Ash — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang larangan meninggalkan shalat malam
  • Abdullah bin ‘Umar — Perawi hadits bacaan dan jumlah rakaat shalat rawatib.
  • Abdullah bin Abu Qais — Perawi hadits tentang jumlah rakaat witir dari Aisyah
  • Abu Dawud — Imam perawi hadits, penyusun Sunan Abu Dawud.
  • Abu Hurairah — Sahabat dan perawi hadits terbanyak.
  • Abu Qatadah — Perawi hadits agar shalat dua rakaat sebelum duduk di masjid.
  • Abu Rafi’ — Perawi hadits tentang sujud tilawah bersama Abu Hurairah
  • Abu Salamah — Perawi hadits tentang shalat malam Rasulullah
  • Abu Usaid — Perawi hadits tentang doa masuk dan keluar masjid.
  • Ahmad — Imam mazhab Hanbali, perawi hadits.
  • al-'Iraqi — Ulama hadits yang menguatkan hadits Ubai bin Ka'ab
  • Al-Baihaqi — Perawi yang menambah bacaan wa shawwarahu pada hadits Aisyah
  • Anas bin Malik — Sahabat dan perawi hadits.
  • Barra’ bin ‘Azib — Perawi hadits tentang sujud syukur Nabi saw
  • Bilal — Muadzin Nabi yang disebut dalam hadits tentang shalat subuh
  • Bukhari — Imam perawi hadits, penyusun Shahih Bukhari.
  • Hafshah — Perawi hadits dua rakaat fajar yang dikerjakan ringkas.
  • Hudzaifah bin al Yaman — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang bacaan doa dalam shalat malam
  • Ibnu ‘Abbas — Sahabat dan ahli tafsir Al-Qur'an.
  • Ibnu Hibban — Dalam naskah disebut ikut men-shahihkan hadits.
  • Ibnu Majah — Perawi hadits doa masuk masjid.
  • Jabir — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang witir
  • Jabir bin ‘Abdullah — Perawi hadits orang shalat dua rakaat saat khutbah Jumat.
  • Kharijah bin Hudzafah — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang shalat witir
  • Kuraib — Perawi yang meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang shalat malam Nabi
  • Maimunah — Isteri Nabi yang menjadi tempat Ibnu Abbas bermalam
  • Mu’awiyah — Khalifah Bani Umayyah, sahabat Nabi.
  • Muslim — Imam perawi hadits, penyusun Shahih Muslim.
  • Nabi Muhammad saw — Rasulullah yang mengajarkan ayat sajdah dan bersujud syukur
  • Nafi — Perawi hadits shalat sunat sebelum dan sesudah Jumat.
  • Nafi' bin Jubair — Tabi’in, mengutus ‘Umar bin ‘Atha’.
  • Nasai — Perawi hadits doa masuk masjid dan hadits rawatib.
  • Qatadah — Perawi hadits dari Abu Dawud tentang cara shalat witir Nabi
  • Sa'ad bin Hisyam — Perawi hadits tentang witir tujuh rakaat
  • Sa’id bin Yasar — Tabi’in, meriwayatkan hadits tentang shalat witir di atas kendaraan.
  • Saib bin Ukhti Namir — Sahabat atau tabi’in, ditanyai tentang shalat.
  • Tirmidzi — Perawi hadits dua rakaat fajar.
  • Ubai bin Ka'ab — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang bacaan surat dalam shalat witir
  • Ummi Salamah — Isteri Nabi yang meriwayatkan witir tanpa dipisah
  • Ummu Habibah — Perawi hadits pahala dua belas rakaat rawatib.
  • Zaid bin Khalid al Juhani — Sahabat yang meriwayatkan hadits tentang jumlah rakaat shalat malam Nabi
  • Zainab — Salah satu istri Nabi.

Istilah Kunci

  • Adzan (أذان) — Seruan untuk memanggil umat Islam melaksanakan shalat fardhu
  • Ayat Sajdah (آية السجدة) — Ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang disunahkan sujud ketika membacanya
  • Bacaan jahr (الجهر) — Bacaan nyaring dalam shalat.
  • Bacaan sirr (الإسرار) — Bacaan tidak nyaring dalam shalat.
  • Fajar (فجر) — Waktu shalat Subuh, fajar shadiq yang menandai masuknya waktu Subuh
  • Iqamah (إقامة) — Seruan yang menandakan shalat akan segera dimulai
  • Istikharah (استخارة) — Shalat sunah untuk meminta petunjuk kepada Allah
  • Qiyamul lail (قيام الليل) — Shalat malam, sinonim dengan shalat tahajud.
  • Qunut (اﻟْﻘُﻧُوتُ) — Pendapat Majelis bahwa qunut berarti lama berdiri untuk membaca dan berdoa dalam shalat
  • Qunut Nazilah (ﻗُﻧُوتِ اﻟﻧﱠﺎزِﻟَﺔِ) — Qunut yang dilakukan Nabi saw ketika terjadi musibah hingga Allah menurunkan ayat
  • Qunut Witir (ﻗُﻧُوتِ اﻟوِﺗْرِ) — Qunut pada shalat witir yang status haditsnya ditangguhkan oleh Majelis
  • Raka'at (ركعة) — Satuan gerakan dalam shalat yang terdiri dari berdiri, ruku', sujud, dan duduk
  • Salam (تسليم) — Ucapan salam yang menandai akhir shalat
  • Shalat Fajar (رَكْعَتَيِ الْفَجْرِ) — Dua rakaat sebelum Subuh yang disebut lebih baik daripada dunia.
  • Shalat fardlu (صلاة الفرض) — Shalat wajib lima waktu.
  • Shalat Jum'ah (صلاة الجمعة) — Shalat wajib berjamaah pada hari Jumat.
  • Shalat malam (صلاة الليل) — Shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari, termasuk tahajud.
  • Shalat Sunah Rawatib (صَلاَةُ الرَّوَاتِبِ) — Shalat sunah yang mengiringi shalat fardu, naskah merinci jumlah rakaatnya.
  • Shalat tathawwu' (صلاة التطوع) — Shalat sunnah yang dikerjakan secara sukarela di luar shalat fardhu.
  • Shalat witir (صلاة الوتر) — Shalat sunnah yang dikerjakan sebagai penutup shalat malam.
  • Sujud (سجدة) — Gerakan shalat dengan meletakkan dahi ke lantai sebagai bentuk penghambaan
  • Sujud Syukur (ﺳﺟود اﻟﺷّﻛر) — Sujud yang dilakukan sebagai ungkapan syukur kepada Allah ketika mendapatkan kabar gembira
  • Sujud Tilawah (سجود التلاوة) — Sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat sajdah dalam Al-Qur'an
  • Tahiyatul masjid (تحية المسجد) — Shalat dua rakaat ketika masuk masjid.
  • Takbir (تكبير) — Mengucapkan Allahu Akbar sebagai tanda permulaan atau perpindahan gerakan shalat
  • Tasyahud (تشهد) — Bacaan tahiyat yang dibaca ketika duduk dalam shalat
  • Tathawwu’ (التَّطَوُّع) — Shalat sunah tambahan yang dikerjakan 2 atau 4 rakaat sebelum/sesudah shalat fardu.
  • Ummul Qur'an (أُمِّ الْقُرْآنِ) — Bacaan yang dianjurkan dalam shalat fajar, yakni Fatihah.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Source File

raw/Referensi Tarjih/Fikih Muhammadiyah/KITAB-SHALAT/KITAB-SHALAT-BAGIAN-03-SHALAT-TATHAWWU.md

Menampilkan 30 dari 77 catatan
Kembali ke Fikih Muhammadiyah
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu