Pertanyaan
- Kapan mulai puasa Ramadan dan Idulfitri (lebaran) tahun 2027 M?
Jawaban
-
Arsip Tarjih yang saya telusuri belum memuat tabel/maklumat tanggal untuk tahun 2027 M (1448/1449 H). Yang tersedia adalah kriteria resmi penetapan awal bulan, dan itulah yang menentukan tanggalnya. Jadi saya sampaikan kriterianya, bukan tanggal yang saya karang.
-
Sejak ditanfidzkan pada 2025, Muhammadiyah memakai KHGT (Kalender Hijriah Global Tunggal), bukan lagi wujudul hilal lokal. Naskahnya menyatakan: "Kalender hijriah Muhammadiyah sampai saat ini masih menggunakan kriteria wujudul hilal" — dan pengesahan KHGT hasil Munas XXXII Tarjih (1445 H/2024 M) "setelah mendapat pengesahan (tanfidz) dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, akan menjadi dasar yang dipedomani dan diterapkan oleh Muhammadiyah dalam menyusun kalender" — Tanfidz Khgt 2025.
-
Parameter KHGT yang menetapkan kapan bulan baru (termasuk Ramadan dan Syawal) dimulai:
"Bulan baru dimulai apabila di bagian bumi mana pun di dunia sebelum pukul 24.00 GMT telah terpenuhi kriteria: elongasi 8° atau lebih dan ketinggian hilal di atas ufuk saat matahari terbenam minimal 5°." — Fikih Muhammadiyah Bagian M Falak
"Apabila kriteria di atas terpenuhi setelah lewat tengah malam (pukul 24:00 GMT), maka bulan baru tetap dimulai dengan ketentuan berikut: 1) Apabila parameter di atas telah terpenuhi di suatu tempat di mana pun di dunia dan ijtimak di New Zealand terjadi sebelum fajar. 2) Parameter di atas pada butir 1) terjadi di wilayah daratan Benua Amerika." — Fikih Muhammadiyah Bagian M Falak
-
Prinsipnya satu hari satu tanggal di seluruh dunia, tanpa perbedaan matlak: "Seluruh kawasan dunia dianggap sebagai satu kesatuan matlak; bulan baru dimulai secara bersamaan di seluruh kawasan." — Fikih Muhammadiyah Bagian M Falak
Dalil
-
Keumuman hadis yang dijadikan dasar keberlakuan global parameter kalender:
صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ
"Berpuasalah kamu karena telah merukyat dan beridulfitrilah karena telah merukyat." — dikutip dalam Tanfidz Khgt 2025 (HR Muslim) -
QS al-Baqarah (2): 185 tentang kewajiban puasa Ramadan dan QS al-Isra' (17): 12 tentang malam dan siang sebagai tanda waktu, keduanya dikutip dalam Tanfidz Khgt 2025 dan Keputusan Tarjih Ke 26 Bab V Hisab Dan Rukyat.
Catatan
- Saya belum menemukan — dan belum dapat memastikan tidak adanya — halaman dalam arsip Tarjih yang memuat kalender operasional untuk 1448/1449 H. Yang berhasil saya telusuri adalah naskah kriteria (Tanfidz KHGT 2025, Fikih Muhammadiyah Bagian M. Falak, Keputusan Tarjih XXVI dan XXVII). Tanggal pasti 1 Ramadan dan 1 Syawal 1448 H ditetapkan PP Muhammadiyah melalui maklumat/kalender resmi; untuk kepastian tanggal, silakan merujuk maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah atau Majelis Tarjih dan Tajdid. Perlu juga diingat bahwa perbedaan dengan pemerintah atau ormas lain bersifat metodologis, dan Muhammadiyah telah memiliki ketetapan resminya.
Kesimpulan
- Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan dan Idulfitri 2027 dengan kriteria KHGT: ijtimak dan terpenuhinya elongasi ≥ 8° serta tinggi hilal ≥ 5° di suatu tempat di bumi sebelum pukul 24.00 GMT, berlaku global untuk seluruh kawasan. Tanggal kalendernya sendiri tidak tercantum dalam bagian arsip yang saya telusuri, sehingga belum dapat saya sebutkan secara angka.
Sumber
- Tanfidz Khgt 2025 (2025, Tanfidz Munas XXXII Tarjih Muhammadiyah — BRM 05/2025)
- Fikih Muhammadiyah Bagian M Falak
- Keputusan Tarjih Ke 26 Bab V Hisab Dan Rukyat
Wallahu a'lam bish-shawab.