ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
TanyaPercakapan baru
Bacaan sholat wajib
Dari Basis Pengetahuan. Kamu sedang melihat hasil tanya jawab pengguna lain.Masuk untuk bertanya
Hari ini, jam 12:59 WIB
Bacaan sholat wajib

Pertanyaan

  • Apa saja bacaan dalam shalat wajib dan bagaimana urutannya menurut tuntunan Tarjih?

Jawaban

  • Tuntunan baku bacaan shalat wajib terdapat dalam Kitab Shalat HPT bagian "Cara Shalat Wajib". Urutannya sebagaimana naskah tersebut:
  1. Takbiratul ihram — membaca "Allahu Akbar" dengan ikhlas niyat karena Allah, seraya mengangkat kedua tangan sejurus bahu.
  2. Doa iftitah — naskah memberi dua lafaz pilihan: "Allahumma ba'id baini wa baina khathayaya kama ba'adta bainal masyriqi wal maghrib…" atau lafaz "Wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samawati wal ardha hanifan musliman…"
  3. Ta'awwudz — "A'udzubillahi minasy syaithanir rajim".
  4. Basmalah.
  5. Al-Fatihah, lalu amin.
  6. Surah/ayat Al-Qur'an setelah Fatihah.
  7. Ruku' — "Subhana Rabbiyal adhim".
  8. Bangkit dari ruku' — "Sami'allahu liman hamidah, rabbana wa lakal hamd".
  9. Sujud — "Subhana Rabbiyal a'la"; naskah juga menyebut lafaz "Subhanakallahumma rabbana wa bihamdika Allahummaghfirli" dan "Subbuhun quddusun rabbul malaikati war ruh".
  10. Duduk antara dua sujud — "Allahummaghfirli warhamni wajburni wahdini warzuqni".
  11. Tasyahud — "Attahiyyatu lillahi wash shalawatu wath thayyibat…".
  12. Shalawat — "Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad, kama shallaita 'ala Ibrahim wa ali Ibrahim, wa barik 'ala Muhammad wa ali Muhammad kama barakta 'ala Ibrahim wa ali Ibrahim, innaka hamidun majid".
  13. Doa sebelum salam — "Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabi jahannam, wa min 'adzabil qabri, wa min fitnatil mahya wal mamati, wa min syarri fitnatil masihid dajjal".
  14. Salam dua kali — "Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh".
  • Ketentuan tambahan dalam naskah yang sama:
    • Rakaat kedua dikerjakan seperti rakaat pertama, hanya tidak membaca doa iftitah.
    • Ta'awwudz dan Basmalah dibaca dalam tiap rakaat — ini putusan Kongres ke-19 di Minangkabau tahun 1930.
    • Pada rakaat ketiga dan keempat cukup membaca Fatihah saja.
    • Bacaan Fatihah makmum wajib, walau imam membaca keras atau tidak.
    • "Tidak ada perbedaan antara pria dan wanita dalam cara melakukan shalat sebagai yang tersebut di atas".

Dalil

  • Keharusan membaca Fatihah:
    عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ
    "Tidak sah shalat orang yang tidak membaca Pembukaan Kitab (al-Fatihah)" [HR. al-Bukhari dan Muslim] — Fatwa 15 2018 Bacaan Fatihah Makmum Musafir Imam Muqim Tahiyyatul Masjid Bacaan

  • Basmalah termasuk bagian surah al-Fatihah dan dibaca setiap rakaat, cara membacanya jahr atau sirr sama-sama berdasar hadis sahih (tanawwu'):
    عَنْ نُعَيْمٍ الْمُجْمِرِ قَالَ صَلَّيْتُ وَرَاءَ أَبِيْ هُرَيْرَةَ فَقَرَأَ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ ثُمَّ قَرَأَ بِأُمِّ الْقُرْآنِ…
    "Aku shalat di belakang Abu Hurairah, ia membaca 'bismillahir-rahmanir-rahim', kemudian membaca 'Ummul-Qur'an'…" [HR. an-Nasa'i, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, al-Baihaqi, ad-Daruquthni] — Fatwa 01 2022 Hukum Bacaan Basmalah Dan Kunut Shalat Subuh

  • Bacaan surat pada rakaat ketiga dan keempat:
    عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِى قَتَادَةَ عَنْ أبِيْهِ أَنَّ النَّبِىَّ – صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ – كَانَ يَقْرَأُ فِى الظُّهْرِ فِى الأُولَيَيْنِ بِأُمِّ الْكِتَابِ وَسُورَتَيْنِ ، وَفِى الرَّكْعَتَيْنِ الأُخْرَيَيْنِ بِأُمِّ الْكِتَابِ…
    "…pada dua rakaat permulaan membaca induk kitab (Fatihah) dan dua surat, serta pada dua rakaat lainnya membaca al-Fatihah saja…" [HR. al-Bukhari dan Muslim] — Fatwa 18 2018 Bacaan Surah Rakaat Ketiga Dan Keempat

  • Kaidah yang dipakai Tarjih dalam masalah ibadah:
    الْأَصْلُ فِي الْعِبَادَةِ الْبَطْلَانُ حَتَّى يَقُوْمَ الدَّلِيْلُ عَلَى الْأَمْرِ
    "Pada dasarnya dalam ibadah semuanya batal sampai ada dalil yang memerintahkannya." — Fatwa 01 2022 Hukum Bacaan Basmalah Dan Kunut Shalat Subuh

Catatan (perkembangan lintas naskah):

Kesimpulan

  • Bacaan shalat wajib berjalan urut: takbir — doa iftitah — ta'awwudz — basmalah — Fatihah — surah — ruku' — i'tidal — sujud — duduk antara dua sujud — tasyahud — shalawat — doa perlindungan — salam. Pada rakaat kedua tidak membaca iftitah; pada rakaat ketiga dan keempat cukup Fatihah.

Sumber

Wallahu a'lam bish-shawab. Kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT.

Sajikan dalam Format
Enter untuk kirim · Shift+Enter untuk baris baruHPT & Fatwa Tarjih
Jawaban disusun otomatis dari HPT; periksa rujukan sebelum diamalkan. Percakapan dapat dibaca pengguna lain, jadi hindari data pribadi.

Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.