ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
TanyaPercakapan baru
Terkait “Fatwa 14 1998 Dalil Jumlah Rakaat Salat Wajib”: ap…
Dari Basis Pengetahuan. Kamu sedang melihat hasil tanya jawab pengguna lain.Masuk untuk bertanya
Hari ini, jam 08:07 WIB
Terkait “Fatwa 14 1998 Dalil Jumlah Rakaat Salat Wajib”: apa dalilnya

Pertanyaan:
Apa dalil yang dipakai Fatwa 14 Tahun 1998 tentang jumlah rakaat salat wajib (Subuh 2, Zuhur 4, Asar 4, Magrib 3, Isya 4)?

Jawaban:

  • Fatwa ini menjawab pertanyaan mengapa di dalam HPT tidak terdapat penjelasan mengenai jumlah rakaat salat wajib. Dalil yang dikemukakan seluruhnya berupa hadis riwayat 'Aisyah, bukan ayat Al-Qur'an. Fatwa menyebut dua hadis:

  • Pertama, hadis riwayat Muslim:

فُرِضَتْ الصَّلَاةُ رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ فِي الْحَضَرِ وَالسَّفَرِ فَأُقِرَّتْ صَلَاةُ السَّفَرِ وَزِيدَ فِي صَلَاةِ الْحَضَرِ [رواه مسلم]

"Diwajibkan shalat dua raka'at-dua raka'at baik dikala tidak bepergian maupun dikala bepergian, kemudian ditetapkan (dua rakaat) dalam bepergian, dan ditambah (bilangan raka'atnya) dalam keadaan tidak bepergian."

  • Kedua, hadis yang menurut naskah diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan al-Baihaqi:

فُرِضَتْ صَلاَةُ السَّفَرِ وَاْلحَضَرِ رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ فَلَمَّا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِاْلمَدِينَةِ زِيْدَ فِي صَلاَةِ اْلحَضَرِ رَكْعَتَانِ رَكْعَتَانِ وَتُرِكَتْ صَلاَةُ اْلفَجْرِ لِطُوْلِ اْلقِرَاءَةِ وَصَلاَةُ اْلمَغْرِبِ لِأَنَّهَا وِتْرُ النَّهَارِ [رواه ابن خزيمة وابن حبان والبيهقي]

"Diwajibkan shalat dikala bepergian maupun dikala tidak bepergian dengan dua raka'at-duka raka'at; kemudian setelah Rasulullah saw sampai (hijrah) ke Madinah dan situasi telah tentram, ditambah rakaat shalat dikala tidak bepergian dengan dua raka'at-dua raka'at, namun dibiarkan (tidak ditambah) raka'at pada shalat subuh karena panjang bacaannya (bacaan ayat al-Qur'an) dan juga pada shalat Magrib, karena ia adalah witirnya siang hari."

Dalil:

  • Kedua hadis di atas — Fatwa 14 1998 Dalil Jumlah Rakaat Salat Wajib

    Catatan:

  • Uraian fatwa atas dalil itu: yang dimaksud "dua rakaat-dua rakaat" ialah salat Isya, Subuh, Zuhur, dan Asar, sedangkan Magrib ditetapkan tiga rakaat. Hal itu berlaku sebelum Nabi saw berhijrah ke Madinah. Setelah hijrah, salat dua rakaat-dua rakaat itu ditetapkan hanya bagi musafir, sedangkan bagi yang tidak bepergian masing-masing (Isya, Zuhur, Asar) ditambah dua rakaat; Subuh tetap dua rakaat dan Magrib tetap tiga rakaat.

  • Fatwa ini tidak mengutip ayat Al-Qur'an sebagai dalil jumlah rakaat, sehingga tidak ada ayat yang dapat saya tautkan di sini.

    Kesimpulan:

  • Dalil Fatwa 14/1998 adalah dua riwayat hadis dari 'Aisyah tentang salat yang semula diwajibkan dua rakaat-dua rakaat, lalu ditambah dua rakaat bagi yang tidak bepergian, sementara Subuh tetap dua rakaat dan Magrib tetap tiga rakaat. Bilangan Subuh 2, Zuhur 4, Asar 4, Magrib 3, Isya 4 juga dinyatakan dalam Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu.

    Sumber:

  • Fatwa 14 1998 Dalil Jumlah Rakaat Salat Wajib (Fatwa 14, 1998)

  • Fatwa 04 1998 Jumlah Rakaat Salat Jumat Bagi Perempuan (Fatwa 4, 1998) — tentang salat Zuhur 4 rakaat bagi perempuan yang tidak salat Jum'at

  • Kitab Shalat Bagian 09 Tuntunan Salat Lima Waktu

Wallahu a'lam bish-shawab.

Sajikan dalam Format
Enter untuk kirim · Shift+Enter untuk baris baruHPT & Fatwa Tarjih
Jawaban disusun otomatis dari HPT; periksa rujukan sebelum diamalkan. Percakapan dapat dibaca pengguna lain, jadi hindari data pribadi.

Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.