ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
TanyaPercakapan baru
bagaimana doa setelah sholat ?
Dari Basis Pengetahuan. Kamu sedang melihat hasil tanya jawab pengguna lain.Masuk untuk bertanya
Hari ini, jam 13:04 WIB
bagaimana doa setelah sholat ?

Pertanyaan

  • Bagaimana tuntunan doa setelah shalat?

Jawaban

  • Posisi Tarjih konsisten sejak naskah paling awal: berdoa sesudah shalat disyariatkan dan dianjurkan, bukan bid'ah. Yang dituntunkan Nabi saw. adalah rangkaian zikir dan doa dengan lafal tertentu, lalu boleh ditambah doa-doa lain setelah selesai shalat.

Perkembangan naskah lintas tahun:

  • Tanya Jawab Agama Jilid 1 (tanpa tahun) — penanya mengaku tidak menemukan tuntunan doa sesudah shalat wajib "pada HPT". Tarjih menjawab dengan mendaftar sembilan doa Nabi saw. sesudah shalat fardhu (istighfar 3x, Allahumma antas-salam, doa keselamatan dari api neraka 7x, tasbih–tahmid–takbir 33x, dan seterusnya), dengan menyebut perawi masing-masing (Muslim dari Tsauban, Bukhari–Muslim dari Al-Mughirah bin Syu'bah, dan lain-lain). Naskah ini juga menegaskan adab: doa dibuka dengan memuji Allah dan shalawat Nabi, ditutup dengan hamdalah — Tanya Jawab Agama 1 Masalah Doa Sesudah Shalat

  • Fatwa 15 (2011) tentang doa sesudah salat Duha — untuk shalat sunnah Duha, Tarjih menyatakan "sepanjang penelusuran kami memang tidak ditemukan adanya hadis yang menerangkan atau mengajarkan lafal-lafal atau doa-doa tertentu setelah selesai menunaikan salat duha", dan lafal Inna duha duha-uka... dinyatakan "bukanlah doa yang berasal dari Nabi Muhammad saw, melainkan do'a yang dimunculkan pertama kali oleh ahli hukum (fuqaha)". Karena itu orang yang selesai salat Duha "dapat melafalkan doa apa saja yang baik" — Fatwa 15 Doa Sesudah Salat Duha

  • Fatwa 20 (2014) dan Fatwa 28 (2007) tentang bacaan sesudah witir — khusus witir, disunahkan Subhanal Malikil Quddus 3x dengan suara nyaring (dipanjangkan pada bacaan ketiga) lalu Rabbil malaikati war-ruh, berdasar riwayat an-Nasa'i dan at-Thabrani dari Ubay bin Ka'b. Untuk bacaan di sela tarawih, naskah 2014 menyatakan belum menemukan riwayat yang menjelaskan — Fatwa 20 2014 Doa Sesudah Shalat Tarawih, Fatwa 28 Zakat Fitrah Bacaan Setelah Witir Dan Hari Raya

  • Tanya Jawab Agama Jilid 9 — berzikir sesudah shalat dituntunkan dengan suara pelan, bukan berjamaah dengan suara keras, kecuali sekadar untuk mengajar — Tanya Jawab Agama 9 Bab 12 Zikir Doa Dan Shalawat

  • Tanya Jawab Agama 2025 (edisi 15, 1–15 Agustus; disidangkan 1 Sya'ban 1446 H / 31 Januari 2025) — naskah terbaru dan paling tegas: berdoa sambil mengangkat tangan setelah shalat wajib "bukan suatu bid'ah karena telah ada dalil-dalilnya dari Al-Qur'an maupun sunah yang maqbûlah sehingga bukan hanya dibolehkan tetapi sangat dianjurkan sebagai waktu istimewa untuk dikabulkannya doa". Naskah ini juga menyatakan masalah ini telah dibahas pada Munas XXV Tarjih tahun 2000 dan diterbitkan dalam buku Tuntunan Dzikir dan Doa — Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 15 1 15 Agustus Hukum Berdoa Setelah Shalat Wajib

  • Matan zikir dan doa sesudah shalat fardhu menurut Tarjih — termuat dalam Kitab Zikir dan Doa (materi Munas XXV 2000), Bab III, dengan catatan penting: "Bacaan zikir dan doa di atas tidak wajib dibaca seluruhnya dan tidak harus berurutan (tertib)." Urutannya: (1) istighfar 3x; (2) Allahumma antas-salam; (3) bacaan khusus seusai Subuh dan Maghrib; (4) Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatik; (5) tasbih 33x, tahmid 33x, takbir 33x, lalu tahlil; (6) doa perlindungan dari sifat kikir, pengecut, usia pikun, fitnah dunia dan siksa kubur; (7) al-Ikhlas, al-Falaq, an-Nas — Kitab Zikir Doa

Dalil

  • Perintah berdoa:

    وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
    "Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.'" (QS. Ghafir [40]: 60) — Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 15 1 15 Agustus Hukum Berdoa Setelah Shalat Wajib

  • Waktu doa yang paling didengar:

    عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ: قِيلَ يَا رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ؟ قَالَ: جَوْفُ اللَّيْلِ الآخِرِ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ [رواه الترمذي]
    "...Beliau menjawab, 'Doa di tengah malam terakhir serta setelah shalat-shalat wajib.'" (HR. at-Tirmidzi) — Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 15 1 15 Agustus Hukum Berdoa Setelah Shalat Wajib

  • Adab mengangkat tangan:

    عَنْ أَبِي عُثْمَانَ عَنْ سَلْمَانَ عَنِ النَّبِيِّ قَالَ: إِنَّ رَبَّكُمْ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحْيِي مِنْ عَبْدِهِ أَنْ يَرْفَعَ إِلَيْهِ يَدَيْهِ فَيَرُدَّهُمَا صِفْرًا أَوْ قَالَ: خَائِبَتَيْنِ [رواه ابن ماجه]
    "Sesungguhnya Tuhanmu adalah 'sangat malu' lagi Maha Pemurah..." (HR. Ibnu Majah) — Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 15 1 15 Agustus Hukum Berdoa Setelah Shalat Wajib

  • Lafal zikir utama sesudah shalat:

    أَسْتَغْفِرُ اللهَ (٣ مَرَّاتٍ)
    اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
    سُبْحَانَ اللهِ (٣٣) اَلْحَمْدُ لِلهِ (٣٣) اَللهُ أَكْبَرُ (٣٣)
    لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
    — Kitab Zikir Doa

Catatan

  • Naskah TJA Jilid 1 menyebut bahwa "hal sesudah berdoa dianjurkan membaca Al Fatihah, tidak didapati dasar yang kuat sebagai amalan sunnah Nabawiyyah, karenanya Muhammadiyah tidak mengamalkannya". Naskah yang sama juga menegaskan bahwa doa di dalam shalat hendaknya yang dituntunkan Nabi, sedangkan doa di luar tuntunan itu — misalnya mendoakan orang tua — "hendaknya dilakukan sesudah selesai shalat".

  • Bila lafal doa tertentu tidak ditemukan dalam Al-Qur'an dan sunah maqbûlah, Tarjih membolehkan memakai lafal dan bahasa lain (Indonesia, Jawa, dan sebagainya) — Kitab Zikir Doa, Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 15 1 15 Agustus Hukum Berdoa Setelah Shalat Wajib.

  • Sebagian naskah yang saya baca memuat teks Arab yang tercetak tidak sempurna pada bagian tertentu; teks Arab yang saya kutip di atas adalah bagian yang terbaca jelas. Untuk satu naskah (Fatwa 16/1999) saya belum menelusuri isinya secara penuh karena arahnya pada bacaan hamdan katsira setelah ruku', bukan doa sesudah shalat.

Kesimpulan

  • Doa sesudah shalat — termasuk setelah shalat wajib, dengan mengangkat tangan — bukan bid'ah, melainkan dianjurkan. Tuntunannya: istighfar 3x, Allahumma antas-salam, tasbih–tahmid–takbir 33x lalu tahlil, dan doa-doa lain yang diajarkan Nabi saw., dibuka dengan pujian dan shalawat serta ditutup hamdalah. Bacaan tersebut tidak wajib seluruhnya dan tidak harus berurutan. Setelah witir ditambah Subhanal Malikil Quddus 3x dan Rabbil malaikati war-ruh. Untuk shalat sunnah seperti Duha, tidak ada lafal khusus dari Nabi, sehingga boleh berdoa dengan doa apa saja yang baik.

Sumber

Wallahu a'lam bish-shawab. Kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT.

Sajikan dalam Format
Enter untuk kirim · Shift+Enter untuk baris baruHPT & Fatwa Tarjih
Jawaban disusun otomatis dari HPT; periksa rujukan sebelum diamalkan. Percakapan dapat dibaca pengguna lain, jadi hindari data pribadi.

Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.