ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
TanyaPercakapan baru
assalamu'alaikum
Dari Basis Pengetahuan. Kamu sedang melihat hasil tanya jawab pengguna lain.Masuk untuk bertanya
Hari ini, jam 08:35 WIB
assalamu'alaikum

Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. 🙂 Saya siap membantu mencari fatwa dan putusan Majelis Tarjih.

Hari ini, jam 08:35 WIB
Puasa kapan ya min?

Wa'alaikumussalam. Saya asumsikan yang ditanyakan adalah kapan mulai puasa (awal Ramadhan) menurut Tarjih Muhammadiyah. Berikut hasil penelusuran arsip.

Pertanyaan

  • Bagaimana Muhammadiyah menetapkan masuknya waktu puasa Ramadhan (dan awal bulan kamariah pada umumnya)?

Jawaban

  • Awal puasa ditetapkan berdasarkan masuknya bulan baru kamariah, bukan semata terlihatnya hilal secara fisik. Dalilnya:

    «صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ، فَإِنْ غُبِّيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلَاثِينَ»
    "Berpuasalah kamu karena melihat hilal dan beridulfitrilah karena melihat hilal pula; jika bulan terhalang oleh awan, maka genapkanlah bilangan bulan Syakban tiga puluh hari" [HR Al-Bukhari]

  • Tarjih memahami perintah rukyat dalam hadis itu sebagai amrun ma'lulatun (perintah yang disertai 'illat/kausa hukum), yaitu keadaan umat yang masih ummi. Bila 'illat itu telah hilang — baca tulis dan ilmu hisab astronomi sudah maju — maka hisab yang dipakai. Karena itu arsip menegaskan: "Rukyat hilal bukan sebab syar'i bagi puasa atau idul fitri… yang menjadi patokan adalah kepastian telah masuknya bulan baru." Keputusan Tarjih Ke 27 Pedoman Hisab Muhammadiyah Bab I Hisab

  • Perkembangan lintas tahun (kronologis):

    • Sebelum 2025 — hisab hakiki wujudul hilal (kriteria lokal). Keputusan Tarjih ke-27 (Pedoman Hisab Muhammadiyah) menegaskan: "Hisab yang dimaksud dan digunakan untuk penentuan awal bulan baru kamariah di lingkungan Muhammadiyah adalah hisab hakiki wujudul hilal." Kriterianya: "apabila pada saat matahari terbenam setelah terjadi ijtima' bulan sudah wujud di atas ufuk… maka malam harinya dimulai bulan baru," tanpa memperhatikan apakah hilal mungkin dilihat (imkanur rukyat). Tanya Jawab Agama 3 Masalah Ruyat

    • 2024–2025 — KHGT disahkan. Munas XXXII Tarjih Muhammadiyah (13–15 Syakban 1445 H/23–25 Februari 2024 M, Pekajangan Pekalongan) memutuskan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), lalu ditanfidzkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Keputusan Nomor 86/KEP/I.0/B/2025 tanggal 4 Syakban 1446 H/3 Februari 2025 M, dan mulai berlaku 26 Juni 2025 M bertepatan dengan 1 Muharam 1447 H. Tanfidz Khgt 2025

  • Kriteria KHGT: prinsip "satu hari satu tanggal di seluruh dunia", menerima Garis Tanggal Internasional (meridian 180°), dan parameter kalender berupa tinggi Bulan 5° + elongasi 8° beserta koreksinya, diberlakukan secara global: "parameter (tinggi Bulan 5⁰ + elongasi 8⁰ beserta koreksinya) yang telah terpenuhi di suatu kawasan di muka bumi diberlakukan secara global ke seluruh kawasan dunia… terpenuhi di mana pun di muka bumi sebelum pukul 00:00 UTC." Tanfidz Khgt 2025

  • Jadi sejak 1 Muharam 1447 H, penentuan awal Ramadhan, Syawal, Zulhijjah, dan hari-hari ibadah lintas kawasan mengikuti KHGT, bukan lagi wujudul hilal lokal.

Dalil

  • QS Al-Baqarah (2): 185 — "…فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ…" — dan dalam Tafsir at-Tanwir kalimat itu ditafsirkan "barangsiapa di antara kamu mengetahui (masuknya) bulan itu", "bukan semata-mata melihat bulan saja, tetapi mengetahui masuknya bulan dengan menghitungnya melalui siklus bulan (dengan menggunakan hisab)" Tanya Jawab Agama 2025 Edisi 14 16 31 Juli Dalil Penentuan Awal Bulan Dengan Metode Hisab Berd
  • Hadis ṣūmū li ru'yatihi wa afṭirū li ru'yatihi [HR Al-Bukhari] dan hadis "إِنَّا أُمَّةٌ أُمِّيَّةٌ لَا نَكْتُبُ وَلَا نَحْسُبُ…" [HR Al-Bukhari dan Muslim] — ibid.
  • Hadis "…فَاقْدِرُوا لَهُ" [HR Muslim], yang oleh sebagian ulama ditafsirkan "lakukanlah perhitungan hisab" — ibid.

Catatan

  • Saya belum menemukan dalam bagian khazanah yang berhasil ditelusuri halaman yang memuat tanggal Masehi konkret 1 Ramadhan tahun berjalan (misalnya maklumat hisab tahunan terbaru). Untuk tanggal pelaksanaan yang resmi dan berlaku, sebaiknya merujuk maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah/Majelis Tarjih terbaru, atau Majelis Tarjih dan pimpinan Muhammadiyah setempat.
  • Bila yang Anda maksud puasa sunnah tertentu (mis. puasa Arafah, Asyura, puasa Sya'ban), beri tahu saya — penentuan hari-harinya kini juga mengikuti KHGT.

Kesimpulan

  • Puasa Ramadhan dimulai saat masuknya bulan Ramadhan yang ditetapkan dengan hisab, bukan menunggu terlihatnya hilal secara fisik. Sejak 2025 (berlaku 1 Muharam 1447 H/26 Juni 2025 M) Muhammadiyah memakai Kalender Hijriah Global Tunggal: satu hari satu tanggal sedunia, dengan parameter tinggi Bulan 5° + elongasi 8° yang terpenuhi di suatu tempat di muka bumi diberlakukan global.

Sumber

Wallahu a'lam bish-shawab. Kebenaran mutlak hanya milik Allah SWT.

Sajikan dalam Format
Enter untuk kirim · Shift+Enter untuk baris baruHPT & Fatwa Tarjih
Jawaban disusun otomatis dari HPT; periksa rujukan sebelum diamalkan. Percakapan dapat dibaca pengguna lain, jadi hindari data pribadi.

Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.