ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Fatwa 27 2013 Salat Jumat 2 kali dan Imam di Lantai 2 atau 3

Tahun 2013Folder: Fatwa 2013#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Fatwa 27 2013 Salat Jumat 2 kali dan Imam di Lantai 2 atau 3.

Entitas yang Disebut

  • Abdullah Ibnu Mas'ud — Sahabat Nabi yang meriwayatkan hadis tentang keutamaan shalat pada waktunya.
  • Abu ‘Amr asy Syaibani — Perawi hadis yang mendengar perkataan Abdullah Ibnu Mas'ud mengenai amal utama.
  • Abu Hurairah — Sahabat Nabi yang meriwayatkan hadis tentang fungsi imam untuk diikuti makmum.
  • Jabir — Sahabat Nabi yang meriwayatkan hadis tentang posisi imam dalam shalat.
  • Muhammadiyah — Institusi pendidikan tempat diadakannya shalat Jumat yang ditanyakan.
  • Suryono S.Ag — Penanya perihal shalat Jumat dan posisi imam di sekolah Muhammadiyah.

Istilah Kunci

  • Darurat (ضرورة) — Keadaan mendesak yang membolehkan tindakan di luar ketentuan normal.
  • Imam (إمام) — Pemimpin dalam shalat berjamaah yang harus diikuti oleh para makmum.
  • Makmum (مأموم) — Orang yang mengikuti gerakan dan bacaan imam dalam shalat berjamaah.
  • Shalat Jumat (صلاة الجمعة) — Ibadah shalat dua rakaat yang dilaksanakan berjamaah pada waktu Zuhur di hari Jumat.
  • Uzur (عذر) — Alasan syar'i yang membolehkan pengecualian dari ketentuan umum dalam ibadah.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Catatan Ekstraksi

  • Ayat & nomor surat dideteksi dengan aturan (regex), bukan model bahasa.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2013/Fatwa_27_2013_Salat Jumat 2 kali dan Imam di Lantai 2 atau 3.md

Kembali ke Fatwa 2013
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu