ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
SumberJelajah arsip
Sumber

Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 03 Lampiran 2 A Pendahuluan dan B Pengertian Manhaj Tarjih

Tahun 2026Folder: Fatwa 2026#auto-import

Summary

Naskah lengkap sudah disalin ke Keputusan 68 2026 Pengembangan Manhaj Tarjih 03 Lampiran 2 A Pendahuluan dan B Pengertian Manhaj Tarjih.

Entitas yang Disebut

  • Ahmad bin Hanbal — Imam fikih yang diriwayatkan memiliki dua riwayat berbeda tentang iftar bagi musafir di bulan Ramadan.
  • Ar-Razi — Ulama usul fikih yang mendefinisikan tarjih dalam naskah ini.
  • Ibn Qudamah — Fakih Hanbali yang menarjih riwayat pertama dari Imam Ahmad.
  • K.H. Mas Mansur — Ketua pertama Majelis Tarjih yang disahkan pada Kongres Muhammadiyah Ke-17 tahun 1928.

Istilah Kunci

  • Ijtihad — Tingkatan ijtihad meliputi ijtihad mutlak mandiri, mutlak tak mandiri, terikat, tarjih, dan fatwa.
  • Manhaj Tarjih — Sistem istinbat hukum dalam Muhammadiyah yang merupakan evolusi keputusan sebelumnya.
  • Tarjih — Dalam Muhammadiyah pengertiannya telah mengalami perkembangan hingga hampir identik dengan ijtihad.
  • Usul Fikih — Disiplin ilmu asal istilah tarjih; dalam usul fikih tarjih berarti menilai dalil yang tampak bertentangan.

Rujukan Al-Qur'an

Tidak ada rujukan ayat terdeteksi.

Source File

raw/Naskah Fatwa Tarjih/Fatwa 2026/Keputusan-68-2026-Pengembangan-Manhaj-Tarjih-03-Lampiran-2-A-Pendahuluan-dan-B-Pengertian-Manhaj-Tarjih.md

Kembali ke Fatwa 2026
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu