ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
TanyaPercakapan baru
Misalnya: Berapa rakaat salat tarawih yang dituntunkan Tarj…
Dari Basis Pengetahuan. Kamu sedang melihat hasil tanya jawab pengguna lain.Masuk untuk bertanya
Jum, 6 Nov, jam 20:18 WIB
Misalnya: Berapa rakaat salat tarawih yang dituntunkan Tarjih?

Pertanyaan

  • Berapa rakaat salat tarawih yang dituntunkan Tarjih?

Jawaban

  • Menurut tuntunan Majelis Tarjih, salat tarawih (qiyamu Ramadan) dikerjakan sebelas rakaat termasuk witirnya, dengan dua formasi yang sama-sama sah: 4-4-3 (empat rakaat salam tanpa tahiyat awal, empat rakaat salam, lalu witir tiga rakaat) atau 2-2-2-2-2-1 (dua rakaat salam berulang, ditutup witir satu rakaat).

  • Bila dikerjakan lengkap dengan salat iftitah dua rakaat ringan sebelumnya, jumlahnya menjadi tiga belas rakaat. Salat iftitah ini "memang disyariatkan" sebelum salat malam/tarawih, berdasarkan hadis Abu Hurairah: "Jika seseorang di antara kamu salat malam, maka hendaklah ia kerjakan pendahuluan dengan salat dua rakaat singkat."

  • Adapun tarawih 23 rakaat (seperti di Masjidilharam) tidak ditemukan tuntunannya dari Rasulullah saw. dalam penelusuran Tim Fatwa, dan hadis-hadis yang menerangkannya dinilai lemah. Fatwa juga menegaskan bahwa salat tahajud dan tarawih pada dasarnya salat yang sama, hanya istilahnya berbeda pada bulan Ramadan — sehingga yang sudah tarawih 4-4-3 tidak perlu mengulang tahajud maupun witir lagi.

Dalil

  • Hadis 'Aisyah r.a. (dasar utama jumlah sebelas rakaat):

    عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا

    "Nabi saw. tidak pernah melakukan salat sunah di bulan Ramadan dan bulan lainnya lebih dari sebelas rakaat. Beliau salat empat rakaat… kemudian empat rakaat… kemudian tiga rakaat" [HR al-Bukhari dan Muslim] — Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 Tahiyat Awal Dan Bacaan Jahar Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaa

  • Hadis Zaid bin Khalid al-Juhhani (formasi dua-dua rakaat): "…beliau salat dua rakaat khafifatain, lalu dua rakaat panjang… kemudian witir (satu rakaat). Demikianlah (salat) tiga belas rakaat" [HR Muslim] — Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 Tahiyat Awal Dan Bacaan Jahar Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaa

  • Hadis Ibnu Umar: "Salat malam itu dua rakaat dua rakaat, maka jika kamu khawatir masuk waktu subuh, salatlah satu rakaat untuk mengganjili (jumlah rakaat) sembahyangnya" [HR al-Bukhari dan Muslim] — Tanya Jawab Agama 9 Bab 6 Tarawih

Catatan — perkembangan lintas tahun:

  • Tanya Jawab Agama 1, 3, dan 4 menegaskan salat lail/tarawih berjumlah 11 rakaat (13 dengan iftitah), dan boleh empat-empat rakaat maupun dua-dua rakaat, sesuai keputusan Muktamar Tarjih Wiradesa 1932 H/1972 — Tanya Jawab Agama 4 Masalah Shalat Sunat

  • Fatwa 40/1998 merinci salat iftitah dua rakaat sebelum tarawih serta tata cara witir tiga rakaat tanpa tasyahud awal, membaca al-A'la, al-Kafirun, dan al-Ikhlas — Fatwa 40 1998 Shalat Iftitah Sebelum Shalat Tarawih

  • Fatwa 12.A/2003 menegaskan kualitas hadis tarawih delapan rakaat: riwayat 'Aisyah "sangat-sangat kuat, tidak ada dalam sanadnya perawi yang lemah", dan hadis itu dipegang Majelis Tarjih — Fatwa 12 A 2003 Hadits Shalat Tarawih

  • Tanya Jawab Agama 9 (disidangkan 2006) menyatakan tarawih tuntunan Nabi "hanya dikerjakan 11 dengan witirnya", sedangkan hadis-hadis 23 rakaat "adalah lemah atau daif"; Muhammadiyah merujuk hadis sahih, bukan pendapat ulama — Tanya Jawab Agama 9 Bab 6 Tarawih

  • Fatwa 16/2010 membahas panjang hadis-hadis qiyamul-lail yang menjadi rujukan formasi empat-empat rakaat — Fatwa 16 2010 Salat Tarawih 4 Rakaat Sekali Salam Batal

  • Fatwa 13/2022 menyimpulkan tarawih dan tahajud adalah salat yang sama, dan "Rasulullah tidak pernah menambah salat malam melebihi sebelas rakaat dan hanya ada satu salat witir dalam satu malam" — Fatwa 13 2022 Shalat Tahajud Dan Tarawih

  • Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 menegaskan formasi resmi Tarjih adalah 4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1, dikerjakan tanpa tahiyat awal dan bacaan dijaharkan tiap rakaat; kaidah yang dipakai: al-aṣlu fī al-‘ibādati al-‘adam dan al-aṣlu fī al-‘ibādati at-tauqīfu wa al-ittibā‘ — Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 Tahiyat Awal Dan Bacaan Jahar Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaa

  • Jadi posisinya konsisten sejak Tanya Jawab Agama jilid 1 hingga 2026 dalam hal jumlah (11 + witir, atau 13 dengan iftitah); yang mengalami penajaman adalah rincian tata cara pada naskah 2026 (tanpa tahiyat awal, bacaan jahar).

Kesimpulan

  • Tarawih tuntunan Tarjih: 11 rakaat dengan witir, formasi 4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1; menjadi 13 rakaat bila ditambah salat iftitah dua rakaat. Formasi 23 rakaat tidak ditemukan tuntunannya dari Nabi saw. dalam penelusuran Tim Fatwa.

Sumber

Wallahu a'lam bish-shawab.

Sajikan dalam Format
Enter untuk kirim · Shift+Enter untuk baris baruHPT & Fatwa Tarjih
Jawaban disusun otomatis dari HPT; periksa rujukan sebelum diamalkan. Percakapan dapat dibaca pengguna lain, jadi hindari data pribadi.

Saat pertanyaan dikirim, Anda akan diminta masuk terlebih dahulu.