ChatHPT — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah
KonsepJelajah arsip
Konsep

Ma’tsur

مأثور#auto-import

Definisi

Doa atau riwayat yang bersumber dari Nabi atau sahabat.

Dalam Tarjih Muhammadiyah

Fatwa Qunut Nazilah. ali — pendahuluan naskah

"Oleh karenanya doa kunut nazilah yang dibaca adalah doa yang ma’tsur dari hadis Nabi saw"

Fatwa 02 2021 Kunut Nazilah — pendahuluan

"Oleh karenanya doa kunut nazilah yang dibaca adalah doa yang ma’tsur dari hadis Nabi saw."

Fatwa 01 2016 Mengamini Doa Khutbah Jumat dan Doa pada Acara Tertentu — pembahasan pertanyaan kedua

"Apabila doa itu berada dalam shalat, maka wajib melafalkan doa yang ma’tsur (doa yang berasal dari al-Qur'an dan as-Sunnah) dengan lafal bahasa Arab"

Fatwa 36 2015 Berdoa dan Mengeluh di Media Sosial — kesimpulan fatwa

"Ada pula yang menuliskan doa-doa ma’tsur di akun media sosialnya agar doa-doa tersebut diketahui oleh orang lain."

Fatwa 22 2012 Doa Penguat Iman — faktor sekunder

"Di antara doa-doa ma’tsur dari al-Qur’an maupun as-Sunnah untuk menjaga keteguhan iman adalah:"

Fatwa 19 Lafadz Doa Sesudah Khutbah Kedua — kesimpulan fatwa

"Para ulama telah sepakat bahwa doa-doa yang maqbul adalah doa-doa yang ma'tsur"

Hubungan dengan Konsep Lain

Sumber

Kembali ke Konsep
ChatHPTMajelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah

ChatHPT membantu menjelajahi dan memahami khazanah keilmuan Tarjih Muhammadiyah melalui percakapan dengan AI. Jawaban AI merupakan alat bantu pemahaman, bukan fatwa atau putusan resmi.

Powered by AIMU

Ekosistem

MASASatuMuMuhammadiyah ID
© 2026 Muhammadiyah. Hak cipta dilindungi.Dikembangkan oleh MPI PP Muhammadiyah bersama LabMu