Pertanyaan
- Apa saja bacaan dalam shalat dan bagaimana tuntunannya menurut HPT dan Fatwa Tarjih Muhammadiyah?
Jawaban
- Shalat adalah ibadah mahdlah (murni ibadah) yang pelaksanaannya — gerakan maupun bacaan — harus mengikuti tuntunan Rasulullah saw. Dasar pegangan yang dikutip Tarjih:
«صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي» [رواه البخاري]
-
“Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku melakukan shalat” (HR al-Bukhari) — Kitab Shalat Bagian 01 Muqaddimah
-
Urutan bacaan shalat wajib menurut HPT Jilid 1, Kitab Shalat (Kitab Shalat Bagian 01 Muqaddimah):
- 1. Takbiratul ihram: “Allāhu Akbar”
- 2. Doa iftitah — HPT memilih lafaz riwayat al-Bukhari: Allāhumma bā‘id bainī wa baina khaṭāyāya…, dan menyebut alternatif riwayat Muslim: Wajjahtu wajhiya lilladzī faṭharas-samāwāti wal-arḍ…
- 3. Ta‘awwudz: A‘ūdzu billāhi minasy-syaiṭānir-rajīm
- 4. Basmalah
- 5. al-Fatihah, lalu “Āmīn”
- 6. Surat/ayat Al-Qur’an (dibaca tartil)
- 7. Ruku’: «سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ» atau «سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي»
- 8. I‘tidal: «سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ» lalu «رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ»
- 9. Sujud: «سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى»
- 10. Duduk antara dua sujud: «اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي»
- 11. Tasyahud, lalu shalawat kepada Nabi saw
- 12. Doa perlindungan dari azab jahannam, azab kubur, fitnah hidup-mati, dan fitnah Dajjal, kemudian salam ke kanan dan ke kiri
- Pada rakaat ketiga dan keempat: hanya al-Fatihah, tanpa surat — berdasarkan hadis Abu Qatadah yang dikutip HPT (Kitab Shalat Bagian 02 Cara Shalat Wajib)
Perkembangan posisi Tarjih lintas tahun:
-
Putusan lama yang masih berlaku (dirujuk HPT): Putusan Kongres ke-19 Minangkabau 1930 menetapkan ta‘awwudz dan basmalah dibaca pada tiap rakaat, dan bacaan Fatihah makmum tetap wajib walau imam membaca keras.
-
Tanya Jawab Agama Jilid 1–4 (naskah tanpa tahun tercatat dalam arsip):
- Doa iftitah: ketiga lafaz yang disebut sahih dan boleh dipakai; HPT memilih lafaz al-Bukhari untuk keseragaman — Tanya Jawab Agama 1 Masalah Doa Iftitah Basmalah Dan Membaca Surat
- Ta‘awwudz: dibaca sir, sekalipun dalam shalat jahr; pada rakaat berikutnya menurut keumuman QS an-Nahl: 98 juga dibaca, tetapi pemahaman yang membatasinya pada rakaat pertama “tidak dapat disalahkan” — Tanya Jawab Agama 3 Masalah Bacaan Dalam Shalat
- Basmalah: keputusan Tarjih tidak menetapkan jahr atau sir, sehingga boleh keduanya — Tanya Jawab Agama 2 Masalah Bacaan Dan Gerakan Dalam Shalat
- Bacaan Rabbighfirli sebelum Āmīn: dahulu dituntunkan sebelum 1937, lalu dicabut sejak Muktamar ke-26 karena hadisnya dinilai lemah — Tanya Jawab Agama 2 Masalah Bacaan Dan Gerakan Dalam Shalat
- Qunut shalat Subuh “kurang kuat dalilnya, oleh karena itu tidak diamalkan”; shalawat dalam shalat tidak memakai sayyidina — Tanya Jawab Agama 2 Masalah Bacaan Dan Gerakan Dalam Shalat
-
1999 — Fatwa 16: bacaan ḥamdan kaṡīran… setelah bangkit dari ruku‘ bukan tambahan karena mendapat persetujuan Nabi saw; dianjurkan memperbanyak doa saat sujud dengan mengulang bacaan yang dituntunkan — Fatwa 16 1999 Bacaan Hamdan Katsira Setelah Ruku Pertanyaan Seputar Salat Dan Sa
-
2009 — Fatwa 33: diperbolehkan (mubah) membaca surat tidak berurutan dan tidak dari permulaan surat; disunnahkan rakaat pertama lebih panjang — Fatwa 33 Bacaan Surat Dalam Shalat
-
2012 — Fatwa 09: bacaan iftitah salat tahajud boleh beragam sepanjang ada tuntunannya dalam hadis — Fatwa 09 2012 Bacaan Iftitah Salat Tahajud
-
2014 — Fatwa 28: salat malam kadang jahar, kadang sir; disarankan mu‘tadil (tidak terlalu keras, tidak terlalu pelan) — Fatwa 28 2014 Bacaan Shalat Malam Sirr Atau Jahr
-
2016 — Fatwa 17: bacaan sujud tidak digabung beberapa doa dalam satu sujud; “memperbanyak doa” dipahami sebagai mengulang-ulang bacaan yang dituntunkan — Fatwa 17 2016 Bacaan Sujud Digabung Jadi Satu Dalam Satu Sujud
-
2018 — Fatwa 18 menegaskan rakaat ketiga dan keempat shalat Isya (dan shalat wajib lain) cukup al-Fatihah — Fatwa 18 2018 Bacaan Surah Rakaat Ketiga Dan Keempat
-
2019 — Fatwa 26: makmum membaca al-Fatihah sir, tidak jahr — «...وَلْيَقْرَأْ أَحَدُكُمْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ فِي نَفْسِهِ» [رواه ابن حبان] — Fatwa 26 2019 Kapan Bacaan Al Fatihah Makmum
-
2022 — Fatwa 01: basmalah ditetapkan sebagai bagian al-Fatihah dan harus dibaca; cara membacanya tanawwu‘ (jahr atau sir sama-sama sahih); kunut Subuh tidak diamalkan — Fatwa 01 2022 Hukum Bacaan Basmalah Dan Kunut Shalat Subuh
-
2023 — Tanya Jawab Agama Edisi 11: basmalah pada awal surah setelah al-Fatihah mengikuti cara membaca al-Fatihahnya — Tanya Jawab Agama 2023 Edisi 11 1 15 Juni Cara Membaca Basmalah Pada Surah Al Quran Ketika Sha
-
2026 (disidangkan 2024) — Tanya Jawab Agama Edisi 02: Tarawih formasi 4-4-3 tanpa tahiyat awal dan bacaan dibaca jahar pada tiap rakaat — Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 Tahiyat Awal Dan Bacaan Jahar Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaa
Catatan
- Kaidah yang dipakai Tarjih dalam bab ini bersifat tawqifi: «الْأَصْلُ فِي الْعِبَادَةِ الْبَطْلَانُ حَتَّى يَقُوْمَ الدَّلِيْلُ عَلَى الْأَمْرِ» — “Pada dasarnya ibadah itu batal sampai ada dalil yang memerintahkannya” (Fatwa 01 2022 Hukum Bacaan Basmalah Dan Kunut Shalat Subuh); sejalan dengan itu, Fatwa 18 memakai kaidah «الأَصْلُ فِى العِبَادَةِ التَوْقِيْفُ». Karena itu ketiadaan rincian dalil tentang jahr/sir suatu bacaan tidak dijadikan dasar menetapkan hukum baru; dalam kasus ta‘awwudz, Tarjih menyebut apa adanya bahwa dalilnya tidak memerinci, lalu merujuk pendapat Ibnu Qudamah bahwa bacaan itu sir.
- Saya belum menuntaskan pembacaan seluruh naskah pada topik ini; naskah lain (mis. Tanya Jawab Agama tentang tahiyat, kunut, dan gerakan shalat) belum seluruhnya saya periksa. Karena itu jawaban ini saya batasi pada naskah-naskah yang benar-benar telah dibaca.
Kesimpulan
- Bacaan shalat mengikuti urutan HPT Kitab Shalat: takbir, doa iftitah, ta‘awwudz, basmalah, al-Fatihah dan Āmīn, surat, ruku‘, i‘tidal, sujud, duduk antara dua sujud, tasyahud dan shalawat, doa, lalu salam. Posisi Tarjih sejak putusan 1930 hingga fatwa terbaru 2022–2026 konsisten pada prinsip tawqifi: bacaan harus ada tuntunannya, bacaan yang sahih boleh dipilih (tanawwu‘), dan bacaan yang dalilnya lemah — seperti Rabbighfirli sebelum Āmīn dan kunut Subuh — tidak diamalkan.
Sumber
- Kitab Shalat Bagian 01 Muqaddimah
- Kitab Shalat Bagian 02 Cara Shalat Wajib
- Fatwa 01 2022 Hukum Bacaan Basmalah Dan Kunut Shalat Subuh (2022)
- Fatwa 26 2019 Kapan Bacaan Al Fatihah Makmum (2019)
- Fatwa 17 2016 Bacaan Sujud Digabung Jadi Satu Dalam Satu Sujud (2016)
- Fatwa 28 2014 Bacaan Shalat Malam Sirr Atau Jahr (2014)
- Fatwa 33 Bacaan Surat Dalam Shalat (2009)
- Fatwa 16 1999 Bacaan Hamdan Katsira Setelah Ruku Pertanyaan Seputar Salat Dan Sa (1999)
- Tanya Jawab Agama 2 Masalah Bacaan Dan Gerakan Dalam Shalat, Tanya Jawab Agama 3 Masalah Bacaan Dalam Shalat, Tanya Jawab Agama 4 Masalah Bacaan Dalam Shalat
- Tanya Jawab Agama 2026 Edisi 02 Tahiyat Awal Dan Bacaan Jahar Dalam Shalat Tarawih Empat Rakaa
Wallahu a'lam bish-shawab.